Jumat
16 Oktober 2026 | 3 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

LPG Langka, Legislator Banteng Bondowoso Ini Minta Tindak Tegas Jika Ada Praktik Penimbunan

pdip jatim 260129 andi hermanto

BONDOWOSO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bondowoso menilai kelangkaan LPG 3 kilogram yang kembali terjadi bukan disebabkan oleh kekurangan alokasi. Kelangkaan ini kuat diduga dipicu persoalan distribusi hingga praktik penimbunan di tingkat bawah.

Anggota Fraksi PDIP yang duduk di Komisi II DPRD Bondowoso, Andi Hermanto, menyatakan alokasi LPG bersubsidi untuk Bondowoso masih aman dan relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau bicara alokasi, sebenarnya aman. Sama seperti tahun kemarin. Pemakaian masyarakat juga tidak mengalami lonjakan signifikan. Jadi kalau sekarang terjadi kelangkaan, berarti ada masalah di pendistribusian,” kata Andi usai rapat koordinasi penanganan kelangkaan LPG, Kamis (29/1/2026).

Berdasarkan hasil peninjauan Komisi II ke SPBBE dan agen LPG, lanjut dia, tidak ditemukan persoalan berarti. Distribusi dari Pertamina hingga agen dinilai sudah sesuai prosedur dan tercatat secara harian.

Namun, dugaan masalah justru muncul di tingkat pangkalan dan pengecer. “Kami akan menindaklanjuti ke pangkalan. Apakah penyalurannya benar-benar sesuai ketentuan atau tidak. Karena faktanya, LPG ini hilang hampir di seluruh wilayah Bondowoso,” ujar dia.

Andi juga menyoroti keluhan warga terkait melonjaknya harga LPG 3 kilogram yang mencapai Rp25 ribu per tabung di wilayah Kecamatan Pujer dan Tlogosari. Harga tersebut jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET).

“Kalau selisih Rp2 ribu sampai Rp3 ribu masih bisa dimaklumi. Tapi ini harganya sudah sampai Rp25 ribu per tabung. Artinya ada kenaikan sekitar Rp7 ribu. Ini tidak wajar,” tegasnya.

Karena itu, fraksinya mendesak Satgas Pengawasan LPG yang melibatkan aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan dan melakukan penindakan tegas apabila ditemukan praktik penimbunan.

“Kalau dipakai masyarakat ya tidak masalah. Tapi kalau ditimbun untuk dijual mahal, itu pelanggaran. Ini barang bersubsidi, uang negara, bukan barang bebas,” kata Andi.

Terkait dugaan penggunaan LPG 3 kilogram oleh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Andi menyebut pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke salah satu MBG dan tidak menemukan penggunaan LPG bersubsidi. Meski demikian, ia mengingatkan potensi penyalahgunaan jika pengawasan tidak ketat.

“MBG itu kebutuhan gasnya besar, bisa 50 sampai 100 kilogram per hari. Kalau pakai LPG 3 kilogram, bisa sampai 30 tabung. Di Bondowoso ada sekitar 70 MBG, ini harus diawasi betul,” ujar dia.

Andi menegaskan, pengawasan LPG bersubsidi merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi hak masyarakat kecil.

“Kalau barang tidak bersubsidi, silakan mau dijual berapa pun. Tapi LPG 3 kilogram ini milik negara untuk rakyat. Kalau dimainkan oleh oknum, itu harus ditindak tegas,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...