Selasa
05 Mei 2026 | 5 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahok Berharap Dukungan PDIP di Pilkada DKI

pdip-jatim-mega-salam-ahok

pdip-jatim-mega-salam-ahokJAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah diterima Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Megawati menerima kunjungan Ahok, bersama jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan di kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/8/2016).

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, saat menerima Ahok, Megawati dan pengurus DPP memakai seragam resmi partai. Hal itu sebagai wujud formalitas dan resminya pertemuan itu.

“Pak Ahok kami terima sebagai bakal calon gubernur,” jelas Hasto, Kamis (18/8/2016).

Pada pertemuan itu, ungkap Hasto, Ahok secara terbuka menyatakan niat dan ketegasannya menempuh jalur kepartaian di Pilgub DKI Jakarta. Selain itu, secara terbuka Ahok menyatakan keinginannya didukung PDI Perjuangan di Pilkada DKI 2017.

Pihaknya tidak serta-merta bisa mengumumkan, apakah akan mengusung Ahok di Pilgub DKI. Juga apakan nantinya akan dipasangkan dengan wakilnya saat ini, Djarot Syaiful Hidayat jika diusung sebagai cagub.

Sesuai mekanisme partai, ada beberapa langkah yang harus dilalui, dimulai dari evaluasi kepemimpinan Ahok-Djarot di Jakarta. “Keputusan pasti akan kami ambil. Tapi kami juga akan mempertimbangkan kapan momen yang tepat untuk itu,” jelasnya.

Hasto juga mengakui, di internal PDI Perjuangan ada sebagian kader yang menolak memberikan dukungan kepada Ahok. Namun, Hasto mengatakan, partainya memiliki karakter dengan disiplin yang tinggi.

Menurut Hasto, bila nanti Megawati telah mengambil keputusan, keputusan tersebut bakal dijalankan seluruh kader PDI Perjuangan.

“Dari keputusan ini, lahir nama seperti Pak Jokowi (Presiden), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Djarot (Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI), dan Bu Risma (Wali Kota Surabaya),” ucapnya.

Bila setelah keputusan diambil ada kader yang membangkang, PDIP akan menegakkan kedisiplinan. Tapi, selama belum ada keputusan, suara penolakan terhadap Ahok dari kader adalah bagian dari proses dialektika.

“Ada aspirasi yang masuk, maka akan kami perhatikan,” tuturnya.

Situasi yang terjadi selama ini dianggap Hasto sebagai dinamika. Hal itu merupakan cara pandang masyarakat terhadap pemimpin. “Dan itu menjadi sebuah pelajaran penting bagi dinamika demokrasi,” sebutnya.

Suara-suara penolakan terhadap Ahok, menurut Hasto, menjadi pelajaran penting, termasuk bagi Ahok. “Seorang pemimpin harus mengedepankan komitmen untuk merangkul masyarakat,” ucapnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Siap Jadi Kolaborator Ruang Ekspresi dan Pengembangan Potensi Kreatif

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung berkomitmen mendukung pegiat seni, budayawan, dan generasi ...
KRONIK

PAC PDI Perjuangan Manding Bersama Warga Bersihkan Gulma di Lahan Pertanian

SUMENEP – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, menggelar aksi gotong ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Kolaborasi Pemda dan Komunitas Sosial Harus Diperluas untuk Perkuat Layanan Masyarakat

Rijanto dorong kolaborasi pemerintah dan komunitas sosial diperluas dalam Harlah Laskar Peduli Kasih Blitar. BLITAR ...
KRONIK

DPRD Banyuwangi Lanjutkan Pembahasan Tiga Raperda, Masrohan: Masukan Masyarakat Jadi Pertimbangan

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi melalui Panitia Khusus (Pansus) kembali melakukan pembahasan terhadap 3 ...
UMKM

Nuansa Tempo Dulu di Pasar Panganan Giri Biyen Gresik, Transaksi Pakai Koin Gobog

GRESIK – Suasana Kampung Kajen, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, tampak berbeda pada Minggu ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Apresiasi Layanan Haji Makin Cepat, Lepas 3 Kloter JCH Surabaya dengan Pesan Kekompakan

Eri Cahyadi apresiasi layanan haji di Surabaya makin cepat, lepas 3 kloter JCH dengan pesan kekompakan dan ...