Selasa
20 Oktober 2026 | 3 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Koperasi Merah Putih, Kanang Dorong Kemenkop Optimalkan Kolaborasi dengan Dinkop

pdip jatim 251031 kanang_1

SURABAYA — Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono (Kanang), minta pemerintah mengoptimalkan kerja sama antara Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan dinas koperasi (Dinkop) di daerah untuk memperkuat kinerja program Koperasi Merah Putih.

“Koperasi Merah Putih ini andalan negara, yang ditunggu masyarakat. Mengatasi ekonomi di Indonesia,” ungkap Kanang, Kamis (20/11/2025).

Menurut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut, koperasi dapat tetap bergerak meski tanpa dukungan pendanaan besar jika sinergi lembaga berjalan optimal.

“Kalau ndak ada uang bukan berarti ndak bisa bergerak,” tegasnya.

Dia menilai pemanfaatan Koperasi Merah Putih belum maksimal karena koordinasi antara pusat dan daerah belum berjalan efektif. Dia mendorong agar Kemenkop memperkuat kolaborasi dengan Dinkop daerah.

“Maka kita usulkan optimalisasi kerja sama dengan daerah, yakni dengan dinas koperasi di daerah karena itu manfaatnya kurang. Kementerian koperasi kerja sama dengan dinkop daerah,” ujar Kanang.

“Karena 80.000 koperasi di seluruh Indonesia ini tidak mudah optimalisasi dan pengawasannya padahal anggaran tidak ada,” sambung dia.

Lebih lanjut, Kanang menjelaskan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada Koperasi Merah Putih yang berbasis wilayah, tetapi juga pada asosiasi komunitas yang dapat dikembangkan menjadi koperasi.

Mantan Bupati Ngawi dua periode itu juga menyoroti desain kelembagaan Koperasi Merah Putih yang menurutnya perlu fleksibilitas. Dia mengingatkan bahwa dana negara yang diberikan untuk koperasi tersebut harus disertai kebebasan dalam perancangan operasional di lapangan.

“Berilah mereka kebebasan untuk merancang,” katanya saat menyinggung alokasi pendanaan sekitar Rp3 miliar.

Program Koperasi Merah Putih saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memperluas pemberdayaan ekonomi desa.

Pemerintah menargetkan 80.000 koperasi berbasis desa dan kelurahan beroperasi di seluruh Indonesia pada 2025. Per Juni 2025, lebih dari 75.000 di antaranya telah berbadan hukum.

Kanang menegaskan komitmen DPR untuk terus mengawal efektivitas program tersebut. Dia berharap penguatan koordinasi pusat–daerah dapat memastikan koperasi benar-benar memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat di berbagai wilayah. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...