Sabtu
17 Oktober 2026 | 6 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Pencegahan Judi Online, Raymond Tara Sampaikan Pentingnya Peran Keluarga

IMG-20251024-WA0011_copy_984x664

SIDOARJO – Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo, Raymond Tara Wahyudi ST, menekankan pentingnya peranan keluarga dalam pencegahan terhadap maraknya judi online di Sidoarjo. Menurutnya, dunia digital yang sehat merupakan tugas dan tanggungjawab bersama.

Hal itu disampaikan Raymond saat menghadiri Deklarasi dan Sosialisasi Pencegahan Anti Judi Online yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informasi di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo pada Kamis (23/10/2025).

“Kepada seluruh orang tua, bimbinglah, komunikasikanlah, dan ciptakan lingkungan aman di rumah,” ujar Raymond yang juga kader PDI Perjuangan Sidoarjo.

Selain kepada keluarga, pihaknya juga mengaja para pendidik di Sidoarjo juga senantiasa memberikan pemahaman terhadap literasi digital. Sehingga dapat menciptakan lingkungan digital aman dan sehat.

“Kepada para pendidik, ajarkanlah literasi digital dan dukunglah siswa yang berjuang. Mari wujudkan digital yang sehat, aman, dan bermakna untuk semua generasi Indonesia,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan terhadap judi online menjadi tugas bersama. Baik keluarga, lembaga pendidikan, lingkungan, serta pemerintah. Sehingga anak-anak tidak terjebak dalam lubang kehancuran judi online.

“Kita harus menjadi filter terakhir agar anak-anak kita tidak terjebak dalam lubang kehancuran judi online,” tandasnya.

Sementara, Kasubnit II Pidana Umum Satreskrim Polresta Sidoarjo, Heri Kasiyanto, SH menyampaikan bahwa judi online adalah candu yang berpotensi merusak masa depan generasi muda dan stabilitas ekonomi keluarga.

“Kami tidak hanya bicara kerugian uang. Judi online itu candu, banyak yang terjebak karena awalnya hanya coba-coba. Lama-lama menjadi ketagihan karena terobsesi ingin menang, kehilangan uang, bahkan merusak hubungan sosial dan keluarganya,” ucap Heri Kasiyanto.

Heri Kasiyanto juga mengingatkan bahwa pelaku judi terancam Pasal 303 KUHP dengan pidana penjara maksimal 4 tahun atau denda hingga Rp10 juta. Khusus pelaku judi online, jeratan Pasal 27 ayat 2 UU ITE (perubahan kedua UU Nomor 1 Tahun 2024) menanti dengan ancaman hukuman setara bandar: penjara 10 tahun dan/atau denda Rp1 miliar.

Dalam kegiatan Deklarasi dan Sosialisasi Pencegahan Anti Judi Online yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informasi turut dihadiri berbagai admin media sosial, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), guru dan organisasi kemasyarakatan.(hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...