Kamis
16 April 2026 | 3 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Khusnul Khotimah Tekankan Pentingnya Mengaplikasikan Pancasila dan Moderasi Beragama

pdip-jatim-251022-khusnul-khotimah

SURABAYA – Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, menyampaikan pentingnya mengaplikasikan Pancasila dan moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat.

“Pancasila dan moderasi beragama ini tentu saling berkaitan di era percepatan perubahan peradaban yang cukup pesat ini,” kata Khusnul Khotimah di Surabaya, Rabu (22/10/2025).

Dalam rangka Hari Santri Nasional yang jatuh pada Rabu 22 Oktober hari ini, Khusnul juga menekankan pentingnya mengamalkan nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

“Momentum yang pas karena hari ini adalah Hari Santri yang saya kira memang temanya itu ‘Mengawal Indonesia merdeka, menuju peradaban dunia’ tentu membutuhkan kerja sama, kerukunan, kebersamaan yang terus kita jaga dalam rangka menyongsong
peradaban dunia yang saat ini kita dituntut untuk bisa bijak dan terus memperkuat kearifan lokal dan toleransi itu bisa terjadi,” paparnya.

Sebagai salah satu pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Surabaya, Khusnul Khotimah juga menegaskan dalam memperingati Hari Santri, seluruh masyarakat juga harus menyadari pentingnya mensyukuri ideologi Pancasila, yang mampu menjadi pemersatu bangsa.

“Kita bersyukur punya ideologi Pancasila yang memang harus kita jaga, karena prinsip-prinsip Pancasila itu tentu kemudian menjadi pilar dari segala pilar terutama bagaimana kemudian ideologi bangsa ini terus terjaga dan selaras dengan moderasi beragama bagaimanapun kalau ngomong Pancasila dan konsep moderasi beragama itu saling berkaitan,” ucap dia.

“Kemudian tidak lagi membicarakan ras, agama tidak lagi bicara budaya. Kita memiliki hak yang sama, dan kemudian bagaimana kita menjaga, memperkuat penerapan moderasi beragama, itulah yang saat ini sedang kita laksanakan,” imbuhnya.

Penetapan Hari Santri didasarkan pada peristiwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 oleh pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Hasyim Asy’ari.

Peringatan Hari Santri merupakan momentum mengenang, serta menghormati peran penting santri dan pesantren yang turut serta berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...