Selasa
20 Oktober 2026 | 9 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Khusnul Khotimah Tekankan Pentingnya Mengaplikasikan Pancasila dan Moderasi Beragama

pdip-jatim-251022-khusnul-khotimah

SURABAYA – Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, menyampaikan pentingnya mengaplikasikan Pancasila dan moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat.

“Pancasila dan moderasi beragama ini tentu saling berkaitan di era percepatan perubahan peradaban yang cukup pesat ini,” kata Khusnul Khotimah di Surabaya, Rabu (22/10/2025).

Dalam rangka Hari Santri Nasional yang jatuh pada Rabu 22 Oktober hari ini, Khusnul juga menekankan pentingnya mengamalkan nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

“Momentum yang pas karena hari ini adalah Hari Santri yang saya kira memang temanya itu ‘Mengawal Indonesia merdeka, menuju peradaban dunia’ tentu membutuhkan kerja sama, kerukunan, kebersamaan yang terus kita jaga dalam rangka menyongsong
peradaban dunia yang saat ini kita dituntut untuk bisa bijak dan terus memperkuat kearifan lokal dan toleransi itu bisa terjadi,” paparnya.

Sebagai salah satu pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Surabaya, Khusnul Khotimah juga menegaskan dalam memperingati Hari Santri, seluruh masyarakat juga harus menyadari pentingnya mensyukuri ideologi Pancasila, yang mampu menjadi pemersatu bangsa.

“Kita bersyukur punya ideologi Pancasila yang memang harus kita jaga, karena prinsip-prinsip Pancasila itu tentu kemudian menjadi pilar dari segala pilar terutama bagaimana kemudian ideologi bangsa ini terus terjaga dan selaras dengan moderasi beragama bagaimanapun kalau ngomong Pancasila dan konsep moderasi beragama itu saling berkaitan,” ucap dia.

“Kemudian tidak lagi membicarakan ras, agama tidak lagi bicara budaya. Kita memiliki hak yang sama, dan kemudian bagaimana kita menjaga, memperkuat penerapan moderasi beragama, itulah yang saat ini sedang kita laksanakan,” imbuhnya.

Penetapan Hari Santri didasarkan pada peristiwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 oleh pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Hasyim Asy’ari.

Peringatan Hari Santri merupakan momentum mengenang, serta menghormati peran penting santri dan pesantren yang turut serta berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...