Sabtu
05 September 2026 | 6 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Khusnul Khotimah Tekankan Pentingnya Mengaplikasikan Pancasila dan Moderasi Beragama

pdip-jatim-251022-khusnul-khotimah

SURABAYA – Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, menyampaikan pentingnya mengaplikasikan Pancasila dan moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat.

“Pancasila dan moderasi beragama ini tentu saling berkaitan di era percepatan perubahan peradaban yang cukup pesat ini,” kata Khusnul Khotimah di Surabaya, Rabu (22/10/2025).

Dalam rangka Hari Santri Nasional yang jatuh pada Rabu 22 Oktober hari ini, Khusnul juga menekankan pentingnya mengamalkan nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

“Momentum yang pas karena hari ini adalah Hari Santri yang saya kira memang temanya itu ‘Mengawal Indonesia merdeka, menuju peradaban dunia’ tentu membutuhkan kerja sama, kerukunan, kebersamaan yang terus kita jaga dalam rangka menyongsong
peradaban dunia yang saat ini kita dituntut untuk bisa bijak dan terus memperkuat kearifan lokal dan toleransi itu bisa terjadi,” paparnya.

Sebagai salah satu pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Surabaya, Khusnul Khotimah juga menegaskan dalam memperingati Hari Santri, seluruh masyarakat juga harus menyadari pentingnya mensyukuri ideologi Pancasila, yang mampu menjadi pemersatu bangsa.

“Kita bersyukur punya ideologi Pancasila yang memang harus kita jaga, karena prinsip-prinsip Pancasila itu tentu kemudian menjadi pilar dari segala pilar terutama bagaimana kemudian ideologi bangsa ini terus terjaga dan selaras dengan moderasi beragama bagaimanapun kalau ngomong Pancasila dan konsep moderasi beragama itu saling berkaitan,” ucap dia.

“Kemudian tidak lagi membicarakan ras, agama tidak lagi bicara budaya. Kita memiliki hak yang sama, dan kemudian bagaimana kita menjaga, memperkuat penerapan moderasi beragama, itulah yang saat ini sedang kita laksanakan,” imbuhnya.

Penetapan Hari Santri didasarkan pada peristiwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 oleh pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Hasyim Asy’ari.

Peringatan Hari Santri merupakan momentum mengenang, serta menghormati peran penting santri dan pesantren yang turut serta berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...