Senin
19 Oktober 2026 | 11 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi IV DPRD Banyuwangi Dorong DLH Bantu Percepatan Perizinan Pembangunan TPS 3R Desa Karetan

PDIP-Jatim-Patemo-17102025

BANYUWANGI – Komisi IV DPRD Kabupaten Banyuwangi mendorong percepatan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (reduse, reuse, recycle) di Desa Karetan Kecamatan Purwoharjo untuk mengurangi volume sampah di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV, Patemo, usai melakukan tinjau lapang lokasi rencana pembangunan TPS 3R di Kecamatan Purwoharjo.

“TPS 3R ini nantinya akan mengelola sampah dari 37 desa di 8 kecamatan dengan kapasitas 160 ton per hari,” ujar Patemo, pada Jumat (17/10/2025).

Menurutnya, lokasi pembangunan TPS 3R di Desa Karetan dinilai telah memenuhi syarat dan kriteria lokasi maupun teknis, tidak mencemari lingkungan, memiliki lahan luas, mudah diakses, tidak menganggu estetika serta lalu lintas.

“Kita berharap dinas lingkungan hidup bisa membantu mempercepat proses perizinan pembangunan TPS 3R di Desa Karetan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Patemo.

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, berdasarkan paparan yang disampaikan oleh Kepala DLH, pembangunan TPS Karetan saat ini masih dalam tahap cut and fill untuk penyiapan lahan konstruksi. Pekerjaan tengah berprogres pada bagian pondasi, pagar keliling dan bangunan penyangga lainnya.

“Targetnya pada Bulan Juni 2026 pembangunan sudah tuntas,” terang Patemo.

Selain TPS 3R Karetan, Pemkab Banyuwangi juga akan membangun dua Stasiun Peralihan Antara (SPA) di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, dan di Desa Setail, Kecamatan Genteng.

Pembangunan dua SPA tersebut merupakan bagian dari pengembangan Banyuwangi Hijau Fase 3, dengan dukungan Clean Rivers, Uni Emirat Arab. Masing-masing SPA memiliki kapasitas 50 ton sampah per hari.

Dengan demikian, total kapasitas tiga fasilitas baru itu mencapai 260 ton per hari dan mampu melayani hingga 1,4 juta penduduk Banyuwangi.

“Dengan total populasi Banyuwangi sebanyak 1,7 juta jiwa. Artinya, program Banyuwangi Hijau akan bisa menjangkau hampir seluruh warga. Sisanya akan dilayani melalui dukungan pihak lain, seperti Sungai Watch dan Clean Oceans Through Clean Communities (CLOCC) asal Norwegia,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...