Senin
24 Agustus 2026 | 11 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Estu Salurkan Beasiswa PIP untuk Pelajar Kabupaten Madiun

pdip-jatim-251009-pip-estu-1

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sadarestuwati, menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi bagi ribuan pelajar di Kabupaten Madiun.

Kegiatan penyaluran berlangsung di SDN Klecorejo 01 dan SDN Kebonagung 01, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (9/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Sadarestuwati menyampaikan bahwa program PIP merupakan upaya nyata pemerintah bersama DPR RI untuk memastikan seluruh anak Indonesia, termasuk yang berasal dari keluarga kurang mampu, dapat menempuh pendidikan tanpa hambatan biaya.

“Program PIP ini adalah bentuk kepedulian negara terhadap masa depan anak-anak bangsa. Harapan kami, orang tua ikut mendukung dan memastikan bantuan ini benar-benar digunakan untuk kebutuhan pendidikan anak,” jelas Sadarestuwati.

Politisi PDI Perjuangan dari dapil Jawa Timur VIII yang akrab disapa Mbak Estuitu menjelaskan, bantuan PIP aspirasi yang disalurkannya tahun ini mencakup 5.000 siswa, terdiri atas 2.500 pelajar SD, SMP, dan SMA, serta 2.500 siswa madrasah.

“Total ada 5.000 penerima di wilayah dapil saya. Program ini diharapkan bisa meringankan beban biaya pendidikan dan mendorong semangat belajar anak-anak,” jelasnya.

Dia menegaskan, pendidikan merupakan kunci utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di tengah persaingan global yang semakin ketat. Karena itu, ia mendorong agar seluruh anak Indonesia minimal menempuh pendidikan sampai jenjang SMA, bahkan jika memungkinkan melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Sekarang kesempatan beasiswa juga banyak, baik dari pemerintah seperti LPDP maupun dari perusahaan swasta. Tinggal bagaimana kita mendampingi anak-anak agar bisa memanfaatkannya,” katanya.

Selain itu, Sadarestuwati juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan dana bantuan agar tidak disalahgunakan.

“Dana PIP ini harus dipakai untuk kepentingan sekolah, bukan untuk hal-hal lain. Jangan sampai digunakan untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, apalagi menyimpang,” tegas Mbak Estu.

Dia pun menilai pelaksanaan PIP selama ini berjalan cukup efektif, karena terbukti membantu meringankan beban keluarga dan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di daerah.

“Program ini tidak hanya membantu ekonomi keluarga, tapi juga membuka jalan bagi masa depan anak-anak agar bisa lebih siap menghadapi dunia yang semakin kompetitif,” tutupnya. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...