Jumat
16 Oktober 2026 | 10 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berbagai Bisnis Kreatif Para Jagoan Banyuwangi Angkat Potensi Lokal

PDIP-Jatim Ipuk Fiestiandani 21092025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku sangat mengapresiasi bermacam karya kreatif anak-anak muda Banyuwangi peserta Jagoan Banyuwangi 2025. Menariknya, tak sedikit dari mereka membuat produk inovatif meningkatkan potensi Banyuwangi.

Jagoan Banyuwangi adalah program inkubasi yang rutin digelar pemkab sejak 2018 untuk mendorong jiwa entrepreneur anak-anak muda. Sekitar 100 anak muda Banyuwangi telah memiliki rintisan usaha berupaya mengembangkan bisnisnya di bawah bimbingan para mentor dan praktisi.

“Saya bangga tiap tahun karya-karya anak muda di program Jagoan Banyuwangi kian kompetitif dan inovatif. Terpenting lagi memberikan manfaat pada dampak positif,” ujar Bupati Ipuk, pada Minggu (21/9/2025).

Menurut Ipuk, melalui program ini diharapkan anak-anak muda Banyuwangi mampu scale-up usahanya.

“Saya harap para Jagoan Banyuwangi saling berjejaring, menjalin network. Kami akan selalu mendukung dan memberi ruang kepada mereka khususnya untuk pemasaran produknya,” jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Seperti bisnis yang digeluti Eka Fahmi, yang menjual bibit buah tanaman langka. Ia sempat menunjukkan umbi Yakon.

“Yakon ini punya manfaat besar. Daunnya bisa dibuat teh dan membantu memperbaiki insulin. Daun ini sangat baik untuk penderita diabetes. Harga ubinya juga tinggi kisaran Rp. 200 hingga 300 ribu/kilogram. Ini peluang pasar yang bagus,” ujar Eka, yang bisnisnya diberi brand Saben Wetan.

Karya lainnya milik Wahyu Fatimatul yang berhasil menjadi salah satu pemenang Jagoan Bisnis, yang membuat tas cerdas untuk anak-anak sekolah.

Tas buatannya memiliki desain ergonomis dan dilengkapi berbagai perlengkapan pendukung. Di antaranya, jas hujan, tas bekal, sensor lacak (GPS), playmate dan lego.

Ide ini muncul saat mengetahui salah satu keponakannya yang duduk di bangku SD mengalami skoliosis (kelainan pada tulang belakang), karena sering membawa tas terlalu berat.

“Selain sensor berat, nanti juga kita lengkapi dengan troli, sehingga saat bebannya berlebih, bisa ditarik agar tidak membebani tulang belakang,” terangnya.

Ada juga yang membuat aplikasi smart precision farming berbasis internet of Things & Flutter, Sitanam, yang dibangun oleh Alvian Nur Firdaus. Aplikasi ini membantu para petani untuk melakukan pertanian presisi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

“Cukup satu aplikasi, tapi banyak fungsi. Ini bisa mengetahui banyaknya air hingga menentukan jenis dan kebutuhan pupuk. Sehingga petani bisa memberikan treatment yang betul-betul sesuai dengan kebutuhan tanaman,” ujar Alvian.

Ada pula peserta yang jeli melihat peluang usaha baru yakni budidaya kelapa varietas Genjah Entok, yang dikembangkan Afan Kodir.

Begitu pun yang dilakukan Arum, pembuat kue kering glutten free. Dia terinspirasi bagaimana membuat camilan, tapi sehat dan memanfaatkan pangan lokal. Ia lalu bereksperimen membuat kue berbahan tepung singkong.

“Insya Allah ini kue “sehat”. Pesanan banyak dari luar kota, bahkan luar pulau,” ujar Arum dengan brand “Lumbung Cookies”. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...