Jumat
29 Agustus 2025 | 5 : 03

Gobak Sodor hingga Egrang Meriahkan Bulan Bung Karno 2025 di Ngawi

IMG-20250629-WA0036_copy_446x293

NGAWI – Suasana Alun-alun Merdeka Ngawi mendadak riuh oleh gelak tawa ratusan pelajar tingkat SD dan SMP yang mengikuti lomba permainan tradisional. Kegiatan ini digelar dalam rangka penutupan Bulan Bung Karno 2025, sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya di tengah era digitalisasi.

Berbagai permainan tradisional seperti gobak sodor, egrang, dan balap bakiak dimainkan dengan penuh antusias. Festival ini terselenggara atas kolaborasi antara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ngawi. Musik jadul turut menambah semarak suasana.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono secara resmi membuka kegiatan ini. Turut hadir Wakil Bupati Ngawi dan Ketua DPRD Ngawi, yang bahkan ikut menjajal sejumlah permainan bersama peserta.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengatakan bahwa lomba permainan tradisional ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap budaya lokal yang mulai tergerus zaman.

“Permainan tradisional makin terpinggirkan. Anak-anak kita jarang memainkan permainan rakyat. Melalui lomba ini, kita ingin menumbuhkan kembali kecintaan pada budaya dan kebersamaan,” ujar Mas Antok, Minggu (29/6/2025).

Menurutnya, permainan tradisional memberi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan energi dalam kegiatan positif, tanpa perlu teknologi canggih. “Alatnya sederhana, tapi penuh makna. Ada nilai kebersamaan, sportivitas, dan kreativitas,” tambahnya.

Ketua KORMI Ngawi, Yuwono Kartiko (King), menjelaskan bahwa dalam festival ini terdapat tiga jenis permainan yang dilombakan: gobak sodor, egrang, dan balap bakiak. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi sarana edukasi bagi anak-anak.

“Ini adalah bagian dari Bulan Bhakti Bung Karno, sebagai pengingat bagi generasi muda akan pentingnya mengenal dan melestarikan olahraga tradisional Indonesia,” ujar Pak King, yang juga Ketua DPRD Ngawi.

“Momentum ini bukan hanya lomba, tapi juga cara untuk membuat anak-anak tetap merdeka dalam bergerak dan dekat dengan akar budaya mereka,” tandasnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Berduka, Puan Minta Insiden Driver Ojol Tewas ‘Dilindas’ Rantis Diusut Tuntas dan Aparat Tidak Berlebihan!

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa terhadap korban insiden driver ojek online ...
KRONIK

Eri Cahyadi Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, turut menyampaikan ucapan belasungkawa terkait kejadian meninggalnya ...
KABAR CABANG

106 Pelajar di Sukomanunggal Terima Bantuan PIP Aspirasi Mbak Puti, Kabel: Semua Tepat Sasaran

SURABAYA – Ketua PAC PDI Perjuangan Sukomanunggal Triyarso bersyukur, dan mengapresiasi perjuangan anggota Komisi X ...
LEGISLATIF

Godok Penetapan Hari Jadi DPRD Kabupaten Malang, Adeng Sebut Ini Makna Kontemplatifnya

MALANG – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah ...
KABAR CABANG

Sosialisasikan Hasil Kongres VI dan Peraturan Partai 01/2025, Banteng Kabupaten Blitar Gelar Konsolidasi

BLITAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar rapat konsolidasi di Gedung Prasada, ...
KRONIK

Gelar Konser Kemerdekaan di Eks Pasar Kesamben, Kliwon: Hiburan Agar Masyarakat Senang

BLITAR – Puncak acara pesta HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar ...