Jumat
16 Oktober 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tren Keromantisan Bapak-bapak di Ngawi Meningkat, KDRT Menurun

IMG-20250623-WA0020_copy_615x419

NGAWI – Angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menurun seiring peningkatan kualitas peran bapak sebagai penjaga keharmonisan rumah tangga. Hal itu disampaikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono usai melepas pasukan Kirab Bangga Kencana dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2025.

Pelepasan dilakukan di halaman Pendopo Wedya Graha, pada Senin sore (23/6/2025).

Kirab Bangga Kencana 2025 mengusung lima program unggulan (Quick Win) dari BKKBN, yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), dan Super Apps tentang Keluarga. Kelima program ini akan diimplementasikan di tingkat daerah.

Bupati Ony menyoroti pentingnya program GATI, yang menjadi inovasi baru untuk mendorong peran lebih aktif seorang ayah dalam rumah tangga. Selama ini, intervensi pemerintah masih berkisar pada peran ibu atau perempuan. Seperti halnya terkait kesehatan ibu hamil, hingga upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.

“GATI ini hadir untuk memperkuat peran ayah sebagai kepala rumah tangga. Selama ini, kebijakan pemerintah lebih banyak menyasar peran ibu,” ujar Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut.

Menurutnya, GATI akan memperkuat peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping tumbuh kembang anak dan penjaga keharmonisan keluarga.

“Output-nya adalah terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Salah satu indikatornya bisa dilihat dari menurunnya angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT),” jelasnya.

Di Kabupaten Ngawi, program GATI akan terintegrasi dengan Rumah Ayem, sebuah inisiatif pemerintah daerah yang berlaku di tingkat desa. Rumah Ayem memiliki fokus pada pencegahan dan penanganan kasus KDRT di wilayah masing-masing.

“Kalau di Kabupaten Ngawi tinggal melanjutkan saja melalui Rumah Ayem. Hanya berubah istilah dan bertambah indikator saja,” pungkas Bupati Ony.

Setelah pelepasan secara simbolis oleh Bupati Ony, pasukan kirab Bangga Kencana 2025 melanjutkan perjalanan ke Provinsi Jawa Tengah, dan selanjutnya menuju Jakarta. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Bantu Air Bersih 6 Desa Terdampak Kekeringan

LAMONGAN – Memasuki puncak musim kemarau yang dipicu fenomena iklim El Nino, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
EKSEKUTIF

Pantau Pasar Tradisional, Wabup Antok Minta Dinas Cari Strategi Stabilkan Harga Daging Ayam

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mencari strategi ...
LEGISLATIF

Data Desil Bansos Bermasalah, Sri Untari Dorong Pemutakhiran Lebih Cepat

JAKARTA – Ketidakakuratan data kesejahteraan dan lambatnya pemutakhiran berisiko membuat bantuan sosial (bansos) ...