Senin
24 Agustus 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sadarestuwati Ajak Masyarakat Jombang Tanamkan Nilai Kebangsaan di Era Digital

pdip jatim 250511 4 Pilar Kebangsaan Jombang 1

JOMBANG – Di tengah derasnya arus globalisasi, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang digelar di Desa Godong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (10/5/2025).

“Empat pilar kebangsaan ini harus benar-benar kita pahami dan implementasikan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Ini penting agar terbentuk karakter bangsa yang berkepribadian luhur,” ujar Sadarestuwati.

Politisi yang akrab disapa Mbak Estu itu mengajak masyarakat untuk memperkuat pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan. Yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai kebangsaan perlu dilakukan secara konkret, salah satunya dengan menjaga dan melestarikan budaya lokal.

“Mulai dari hal-hal kecil, seperti menjaga budaya tradisional dan kebiasaan sosial, itulah wujud pengamalan nilai kebangsaan di tengah arus globalisasi yang serba digital,” tegas Estu.

Selain itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan ini juga mendorong pembentukan kelompok pemberdayaan perempuan di tingkat desa. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di kalangan ibu rumah tangga.

“Insya Allah kami akan mendukung penuh jika ibu-ibu ingin membentuk kelompok perempuan berdaya yang bisa menopang ekonomi keluarga. Nanti bisa dibantu dari segi pembinaan maupun fasilitas pendukung,” ujarnya di hadapan peserta yang mayoritas adalah kaum ibu.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, yang hadir di acara itu pun menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal merupakan langkah awal yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, terutama bagi generasi muda.

“Kita sudah mulai terjajah oleh budaya luar, baik lewat seni, kuliner, maupun gaya hidup. Maka menjaga budaya sendiri adalah bentuk perlawanan yang konkret,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang, Ama Siswanto, juga turut hadir menyatakan dukungannya terhadap program-program pemberdayaan yang diinisiasi Sadarestuwati, terutama di sektor ekonomi kreatif dan UMKM.

“Program Mbak Estu ini sangat bermanfaat. Kelompok masyarakat akan dibina dan didampingi agar punya usaha yang berkelanjutan, seperti menjahit atau keterampilan lainnya. Kami siap mendukung,” tandas politisi PDI Perjuangan Kabupaten Jombang ini. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...