Rabu
21 Oktober 2026 | 1 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Acungi Jempol Bupati Malang, Fraksi PDI Perjuangan Dukung Realisasi Proyek Strategis Pemkab

pdip-jatim-250308-zulham

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung penuh rencana Bupati HM Sanusi mengusulkan skema pembiayaan pemerintah pusat untuk 5 proyek strategis. Hal ini dinilai menjadi langkah solutif dalam rangka pemerataan pembangunan wilayah.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan Zulham Akhmad Mubarrok. Menurut Zulham, langkah Pemkab mencari sumber pembiayaan alternatif seperti kemitraan publik atau swasta maupun pemerintahan pusat merupakan terobosan yang pas.

Dia membeberkan 5 proyek strategis yang ditargetkan di bawah kepemimpinan Bupati Sanusi dan Wakil Bupati Lathifah Sohib ini. Antara lain, Alun-alun Kepanjen, Jalan Tol Malang-Kepanjen, revitalisasi Pasar Lawang, skytrain wisata dan Masjid Besar Kepanjen.

“Untuk merealisasikannya akan ada skema KPBU yang telah diajukan ke pemerintah pusat dan kita berharap bisa segera mendapat persetujuan,” ungkap Zulham yang juga anggota Badan Anggaran DPRD.

Zulham mencontohkan Alun-alun Kepanjen, diperlukan sebagai ruang publik terpadu dengan fungsi rekreatif, edukatif dan komersial, terhubung langsung dengan stasiun kereta api dan pusat pemerintahan daerah. Untuk keperluan itu saja, kata Zulham, diperlukan estimasi anggaran Rp 764 miliar.

“Ini juga pakai KPBU idealnya karena APBD kita memang belum mampu,” ujarnya.

Meski begitu, Ketua KNPI Kabupaten Malang tersebut menekankan proyek yang lebih mendesak yang harus segera direalisasikan adalah melanjutkan pembangunan Jalan Tol Malang–Kepanjen.

Hal itu, kata dia, untuk mempercepat konektivitas wilayah selatan kabupaten menuju Kota Malang dan megapolitan Surabaya.

“Sekaligus mendukung efisiensi jaringan logistik regional seperti tercantum dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2019,” imbuhnya.

Zulham merincikan untuk keperluan jalan tol diperlukan anggaran Rp5,7 triliun. Untuk pembangunan Pasar Lawang yang terbakar pada 2019 diperlukan anggaran Rp150 miliar, masjid Jamik Kepanjen sebesar Rp350 miliar dengan skema hibah dari Uni Emirat Arab (UAE). Lalu, untuk skytrain akan membutuhkan angggaran hingga Rp16 triliun.

“Soal ini, kami di dewan percaya penuh bahwa Abah Sanusi mampu membawa kabupaten menjadi prospektif dan terus berkembang,” pungkasnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...