Kamis
08 Oktober 2026 | 9 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tahun 2025, DPRD Dorong Pemkot Surabaya Fokus Penuntasan Penanganan Banjir

PDIP-Jatim-Adi-Sutarwijono-24082024

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mendorong pemkot setempat segera menuntaskan penanganan banjir yang selama ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bertahun-tahun di Kota Pahlawan.

“Salah satu PR di tahun 2025 harus dituntaskan oleh Wali Kota Surabaya, adalah penanganan infrastruktur masyarakat yang selama ini menjadi isu. Salah satunya adalah banjir,” kata Adi di Surabaya, kemarin.

Menurutnya, DPRD telah menerima banyak aduan masyarakat terkait persoalan banjir, termasuk di kawasan yang sebelumnya sama sekali belum tersentuh genangan.

“Banyak kalangan yang mengeluhkan banjir begitu luas dan mengganggu aktivitas keseharian masyarakat, termasuk di daerah yang semula tidak banjir sekarang jadi banjir. Kita berharap di tahun 2025 ini betul-betul pemkot memfokuskan persoalan infrastruktur banjir di Surabaya,” ujarnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini menjelaskan secara geografis, Kota Pahlawan berpotensi diterjang genangan. Potensi itu terjadi saat intensitas curah hujan tinggi, disertai air laut sedang pasang.

Untuk itu, pihaknya minta Pemkot Surabaya melakukan deteksi potensi terjadinya genangan, sebagai langkah antisipasi terjangan banjir seperti beberapa waktu lalu.

“Secara alam Surabaya diguyur hujan yang sangat deras dan kemudian air lautnya lagi pasang. Pemkot harus membuat solusi pemecahan, buat tampungan air yang akan mengurangi potensi banjir di Surabaya,” jelas Adi.

Dia menambahkan, Raperda Penanganan Banjir inisiatif dari Komisi C, juga segera dibahas oleh panitia khusus (Pansus) DPRD Surabaya. Menurutnya Raperda itu sudah selesai disusun Badan Pembuat Perda (Bapemperda) DPRD Surabaya, dan telah disetujui Pemkot Surabaya

“Sebentar lagi akan dibahas di tingkat panitia khusus (Pansus) yang ditugasi DPRD Kota Surabaya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya bersama BBWS Brantas merumuskan beberapa langkah untuk menyelesaikan permasalahan banjir di sejumlah titik khususnya yang terjadi di kali perbatasan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan jika pihaknya dan BBWS Brantas melakukan diskusi terbuka, terkait bagaimana merawat dan menjaga sempadan sungai untuk meminimalisir adanya banjir.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sejumlah kawasan di Kota Surabaya mengalami genangan dan banjir, akibat aliran air di kali perbatasan tersumbat eceng gondok hingga tingginya sedimentasi sungai.

“Kita sudah diskusi terkait masalah ini (perawatan sungai). Surabaya itu hilir yang menerima luapan air dari beberapa daerah, hal ini sudah disampaikan BBWS ke pemerintah pusat sehingga nanti akan ada perbaikan sungai. Sambil menunggu itu, kemarin kami sudah lakukan pengerukan dan pembersihan eceng gondok,” kata Eri. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...