Jumat
16 Oktober 2026 | 7 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Road Show di Tulungagung, Gus Hans Komitmen Tingkatkan Honor Guru Pondok Pesantren dan Madin

PSX_20241120_202533-min

TULUNGAGUNG – Calon Wakil Gubenur Jawa Timur nomor urut 3, KH Zahrul Azhar Asad atau Gus Hans, melakukan kunjungan di 2 pondok pesantren (ponpes) wilayah Kabupaten Tulungagung. Rabu (20/11/2024)

Kunjungan pertama dilakukan di Ponpes Al-Badru Alaina Desa/Kecamatan Ngantru dan kedua di Ponpes Modern Darul Akhwan (PPMDA) Desa Kendal, Kecamatan Gondang.

Menurut Gus Hans, road show Kabupaten Tulungagung bertujuan untuk ekspansi suara di luar irisan PDI Perjuangan, sehingga titik yang dikunjungi adalah ponpes dengan harapan bisa menambah energi dalam menebalkan perolehan suara Risma-Gus Hans.

“Hanya 2 titik ini, karena saya ke Kabupaten Tulungagung sudah ketiga kalinya dan di beberapa tempat sudah dikunjungi,” ujar Gus Hans.

Dia manambahkan, untuk rangkaian road show dimulai dari Blitar, Tulungagung dan Magetan dengan rincian 4 titik di Blitar, 2 titik di Tulungagung dan 5 titik di Magetan.

Sedangkan program prioritas untuk ponpes adalah peningkatan bisyaroh atau honor bagi guru ponpes dan Madrasah Diniyah (Madin) di Jawa Timur.

“Kita konsentrasi pada pondok pesantren yang masih baru tumbuh dan juga kepada guru-guru Madin,” ucapnya.

Gus Hans mengungkapkan, selama ini guru-guru Madin hanya menerima bisyaroh atau honor kurang lebih Rp150 ribu per bulan, maka pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kelayakan dengan nilai Rp1 juta per bulan.

Menurutnya, nilai peningkatan bisyaroh atau honor bagi guru ponpes dan Madin ini sudah dihitung oleh Bu Risma dengan dikonversi terhadap APBD yang dimiliki Pemprov Jatim.

“Memang pendataannya harus clear, dan alokasinya insya Allah sudah dihitung oleh Bu Risma,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, mengatakan bahwa safari politik Gus Hans di Kabupaten Tulungagung bertujuan untuk meningkatkan elektabilitas pada kelompok pesantren.

Selain itu, juga untuk menyampaikan program unggulan dan visi-misi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Risma-Gus Hans kepada masyarakat.

“Paslon Risma-Gus Hans, mempunyai program unggulan untuk mendukung pondok pesantren seperti honor guru Madin, BOSDA pesantren dan lain-lain,” ujar Erma.

Ketua Tim Pemenangan Risma-Gus Hans Kabupaten Tulungagung, Heru Santoso, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gus Hans di 2 ponpes wilayah Kabupaten Tulungagung.

Sehingga, masyarakat Kabupaten Tulungagung bisa bertemu, menyapa dan berdiskusi berkaitan dengan program unggulan pendidikan gratis yang diusung Risma-Gus Hans.

“Risma-Gus Hans, berkomitmen mengalokasikan 40 persen APBD untuk pendidikan gratis, kesehatan guru Madin dan lain-lain,” ujar Heru.

Dia berharap, silaturahmi Gus Hans ke ponpes dan masyarakat Kabupaten Tulungagung bisa mendongkrak elektabilitas Risma-Gus Hans.

“Kita terus menggalang dukungan semua pihak, dari semua segmen masyarakat untuk memilih Risma-Gus Hans,” pungkasnya. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Bantu Air Bersih 6 Desa Terdampak Kekeringan

LAMONGAN – Memasuki puncak musim kemarau yang dipicu fenomena iklim El Nino, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
EKSEKUTIF

Pantau Pasar Tradisional, Wabup Antok Minta Dinas Cari Strategi Stabilkan Harga Daging Ayam

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mencari strategi ...
LEGISLATIF

Data Desil Bansos Bermasalah, Sri Untari Dorong Pemutakhiran Lebih Cepat

JAKARTA – Ketidakakuratan data kesejahteraan dan lambatnya pemutakhiran berisiko membuat bantuan sosial (bansos) ...
EKSEKUTIF

344 Koperasi Desa Merah Putih di Kediri Harus Kantongi SLF Sebelum Beroperasi

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan 344 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang telah disiapkan ...