Jumat
16 Oktober 2026 | 7 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Hasil Panen, Petani Banyuwangi Minta Ipuk Lanjutkan Program Inovasi Pertanian

PDIP-Jatim-Ipuk-01112024

BANYUWANGI – Berbagai program dan inovasi di sektor pertanian yang digulirkan Ipuk Fiestiandani selama 3,5 tahun memimpin banyak dirasakan manfaatnya oleh para petani. Karena itu para petani di Banyuwangi menginginkan program-program tersebut terus dilanjutkan.

Arif Afandi, petani asal Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng, menyebut program Pupuk Organik Cair (POC) yang digeber Ipuk melalui Dinas Pertanian telah membantu petani di tengah berkurangnya kuota pupuk bersubsidi untuk petani dari pemerintah pusat.

“Pupuk organik benar-benar membantu membuat tanah kami jadi lebih subur, dan panennya juga makin bagus,” ujar Arif saat bertemu Ipuk di kawasan lahan pertaniannya, Kamis (31/10/2024).

Selama ini, Ipuk menggelontorkan bantuan pupuk organik cair pada kelompok tani di seluruh kecamatan di Banyuwangi. Rata-rata tiap tahun dianggarkan Rp15 miliar untuk penyaluran pupuk organik cair.

Selain itu, Ipuk selalu mendorong agar petani menggunakan sistem pertanian organik. Saat ini terdapat Rumah Layanan Pupuk Alternatif (RUPA) di tiap kecamatan untuk mendorong kelompok tani memproduksi pupuk organik sendiri.

Kini, telah banyak kelompok tani yang memproduksi pupuk organik sendiri, dengan memanfaatkan limbah organik yang ada di lingkungan sekitar.

Ada yang berhasil memproduksi pupuk Nitrogen Pospor Kalium (NPeK) cair yang berasal dari limbah dapur, seperti kulit nanas, kulit kacang kedelai, dan lainnya.

Ada pula yang membuat pupuk organik memanfaatkan kotoran hewan ternak menjadi biogas dan slurry (pupuk organik cair). Dengan cara ini limbah dari peternakan menjadi nol persen.

Bahkan tidak hanya menjadi pupuk organik, biogas dimanfaatkan menjadi bahan bakar pengganti LPG untuk memasak dan kebutuhan penerangan.

Banyuwangi juga menerapkan pertanian presisi, dengan memberikan layanan uji tanah untuk pemupukan tepat dosis berbasis internet of things (IoT) yang bisa dimanfaatkan oleh petani.

Layanan uji kualitas tanah tersebut menggunakan alat uji tanah, Jinawi. Jinawi merupakan sistem pintar rekomendasi pemupukan berbasis IoT. Dengan alat ini mampu melihat kualitas unsur hara makro di dalam tanah secara cepat dan real time, seperti unsur Nitrogen (N), forfor (P), Kalium (K), serta pH tanah.

Program Ipuk di sektor pertanian yang juga sangat bermanfaat, tambah Arif, adalah pembangunan Rubuha (rumah burung hantu) di persawahan milik petani.

Rumah burung hantu ini membantu petani mengendalikan hama tikus di sawah mereka. “Ditambah adanya Rubuha ini, hasil panen kami juga makin bertambah, karena hama tikus bisa ditekan,” katanya.

Sementara itu, Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu program prioritasnya.

Ia mengapresiasi para petani yang telah bekerja keras hingga Banyuwangi mampu menjadi salah satu daerah lumbung pangan nasional.

“Sektor pertanian adalah salah satu program prioritas kami. Alhamdulillah, berkat kerja keras para petani, Banyuwangi setiap tahun selalu surplus hasil pertanian,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga berkomitmen untuk terus mendukung program-program pro-petani agar kesejahteraan mereka semakin meningkat.

“Ke depan, program-program yang mendukung petani akan terus kami galakkan. Kami ingin para petani di Banyuwangi mendapatkan dukungan penuh agar hasil panen lebih baik dan kesejahteraan meningkat,” tandas Ipuk. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Bantu Air Bersih 6 Desa Terdampak Kekeringan

LAMONGAN – Memasuki puncak musim kemarau yang dipicu fenomena iklim El Nino, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
EKSEKUTIF

Pantau Pasar Tradisional, Wabup Antok Minta Dinas Cari Strategi Stabilkan Harga Daging Ayam

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mencari strategi ...
LEGISLATIF

Data Desil Bansos Bermasalah, Sri Untari Dorong Pemutakhiran Lebih Cepat

JAKARTA – Ketidakakuratan data kesejahteraan dan lambatnya pemutakhiran berisiko membuat bantuan sosial (bansos) ...
EKSEKUTIF

344 Koperasi Desa Merah Putih di Kediri Harus Kantongi SLF Sebelum Beroperasi

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan 344 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang telah disiapkan ...