Senin
13 Juli 2026 | 11 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Ingin Bangun Surabaya dari Kampung Dulu, Baru Kota

pdip-jatim-241101-ec-emak-emak

SURABAYA – Ratusan emak-emak hadir dalam Kegiatan Bersinerji Dadi Siji di Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Kamis (31/10/2024).

Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama sang istri Rini Indriyani, turut hadir pada kegiatan yang diselenggarakan di Perumahan Gunungsari Indah tersebut.

Pada kesempatan itu, Eri menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam pembangunan Kota Surabaya.

Berbagai prestasi yang diraih Kota Surabaya, unkapnya, seperti berhasil jadi kota pertama Indonesia yang Raih Predikat AA dari SAKIP, kota dengan predikat Terbaik 1 dalam hal pembangunan berkelanjutan, pelayanan publik nomer 1, kota layak anak internasional dan masih banyak lagi prestasi membanggakan lainnya.

“Saya mohon doanya, untuk kita bangun Surabaya, bangun Surabaya bukan soal wali kota. Tapi bareng-bareng, dengan mahabbah kita seduluran semua membangun Kota Surabaya,” kata Eri.

Politisi PDI Perjuangan itu juga bercerita tentang pengalamannya ketika menjadi Wali Kota Surabaya yang belum maksimal dan penuh tantangan karena pandemi Covid-19.

“Di Kota Surabaya saya tidak sampai 5 tahun menjadi wali kota. Karena Pilkada Serentak masa jabatan saya hanya 3,5 tahun. Tapi karena covid terjadi 2 tahun, saya dan Cak Ji efektif bekerja hanya 1,5 tahun,” ungkapnya.

Dia pun menyampaikan kerja keras Pemkot Surabaya saat ini ialah agar para generasi penerus mampu merasakan pemerintahan yang maju dan berkualitas.

“Bangun Surabaya itu bukan karena siapa yang terbaik, tapi apa yang bisa kita berikan untuk anak cucu kita,” tutur Eri.

Oleh karena itu dia pun menegaskan apabila ada kebutuhan kampungnya yang belum terealisasi, agar segera dilaporkan kepada Pemkot Surabaya.

“Saya maunya bangun Surabaya itu dari kampung dulu baru kota. Jadi kalau ada yang belum dikerjakan seperti paving dan lainnya yang dibutuhkan, RT/RW, LPMK segera masukkan ke berita acara. Saya inginnya 2025 atau maksimal 2026 tidak ada lagi kampung yang belum dipaving, kemudian tidak ada salurannya,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Targetkan Lahir Pemimpin Ranting Berintegritas Lewat Penjaringan Demokratis

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memperkuat konsolidasi menjelang penjaringan pengurus ranting dan anak ...
HEADLINE

Deni Wicaksono: Keberhasilan APBD Diukur dari Kesejahteraan Masyarakat, Bukan Sekadar WTP

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan APBD tidak cukup diukur dari opini WTP atau ...
EKSEKUTIF

Pesan Bupati Kediri kepada Siswa Baru: Hindari Bullying dan Kurangi Bermain Gadget

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan siswa baru SMPN 2 Ngasem agar tidak melakukan bullying sejak ...
KABAR CABANG

PDI Surabaya Perkuat Partisipasi Politik Perempuan, Buka Ruang Kesejahteraan Warga

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mendorong keterwakilan perempuan dan Gen Z dalam penataan struktur ...
KRONIK

Apel Hari Koperasi, Bupati Fauzi: Penguatan Tata Kelola Kunci Bangun Kepercayaan Masyarakat

SUMENEP – Seluruh insan koperasi hendaknya menjaga semangat gotong royong, memperkuat solidaritas, meningkatkan ...
KRONIK

Doding Dorong Kompetisi Rutin untuk Lahirkan Bibit Pesepak Bola Trenggalek

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mendorong kompetisi sepak bola usia dini digelar secara rutin untuk melahirkan ...