Rabu
21 Oktober 2026 | 5 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Relevansi Perjuangan Kartini untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

pdip-jatim-sri-rahayu-mega-kartiniJAKARTA – Raden Ajeng Kartini wafat pada 17 September 1904, di usianya yang ke-25. Namun, pemikiran dan perjuangan Kartini masih relevan untuk diperjuangkan hingga saat ini.

Ketua Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu mengatakan, meski saat ini kebebasan dan keterbukaan telah direngkuh perempuan, namun perjuangan belum selesai dan perempuan tidak boleh surut berjuang.

Salah satu sosok yang kini masih memperjuangkan semangat Kartini, menurut Sri Rahayu, adalah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Ibu Megawati tahan mental dalam tekanan politik Orde Baru. Sedangkan Kartini sejak usia belia sudah berjuang di bawah tekanan budaya saat itu,” kata Sri Rahayu, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/4/2016).

“Kekuataan mental beliau berdua adalah teladan bagi semua kader, khususnya perempuan,” tambah dia.

Selain menganut perjuangan yang serupa dengan Kartini, menurutnya, Megawati juga berhasil membawa PDI-P menjadi partai politik yang peduli terhadap perempuan.

PDI-P memberikan kesempatan perempuan seluasnya berkiprah di masyarakat melalui partai politik baik di legislatif maupun eksekutif. Hal itu diamanatkan  dalam AD/ART pasal 20 dan pasal 101 hasil Kongres IV 2015.

“Kini kesempatan telah terbuka, perempuan harus percaya diri,  ulet, mandiri, bermental kuat, tidak patah semangat, sehingga tidak terpengaruh untuk korupsi,” ucap mantan anggota DPR RI ini.

Dalam memperingati Hari Kartini 2016, lanjut Sri, DPP PDI Perjuangan pun menegaskan kembali target kerja untuk menunjukkan keberpihakan terhadap perempuan.

Pertama, PDI-P akan melakukan langkah strategis dalam mengurangi angka kematian ibu melahirkan. Kedua, PDIP juga akan melaksanakan pencegahan perkawinan usia dini.

Ketiga, meningkatan produktivitas kualitas dan kuantitas kerajinan rakyat, khususnya yang dibuat kaum perempuan. Keempat, melanjutkan peningkatan budidaya tanaman pangan lokal. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...