Selasa
20 Oktober 2026 | 10 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Saudi Siap Kawal TKI Korban PHK Massal

pdip-jatim-sharief-rachmat-dpln-saudi

pdip-jatim-sharief-rachmat-dpln-saudiJEDDAH – DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia segera menemui tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Saudi Binladin Group. Langkah itu dilakukan setelah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di grup perusahaan itu.

DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia Sharief Rachmat mengatakan, komunikasi langsung dengan para TKI dilakukan setelah pihaknya melaporkan persoalan ini ke DPP PDI Perjuangan.

“Kami perlu bertemu lebih dahulu dengan TKI Bin Ladin Group untuk berkomunikasi secara langsung. Selain itu, diperlukan pula berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait lainnya,” kata Sharief Rachmat, Senin (18/4/2016).

Sebagaimana diketahui, dalam kondisi failed di Saudi Binladin Group, telah terjadi PHK massal yang di antaranya terdapat ribuan pekerja asal Indonesia. Kondisi itu membuat nasib TKI Saudi Binladin Group tidak jelas dan tidak menentu.

Sebelumnya, Roland Sitompul yang mewakili pengurus GP Ansor Saudi Arabia minta PDI Perjuangan bergabung dengan lintas ormas dan parpol untuk mendampingi dan mengawal nasib TKI Saudi Binladin Group.

Sebagai bentuk solidaritas dan demi hak serta keadilan TKI, DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia pun bergabung, dan mengikuti pertemuan lintas ormas dan parpol pada Sabtu (16/4/2016) dini hari.

Menurut Sharief, peran PDI Perjuangan sangat diperlukan, mengingat pengalaman PDI Perjuangan sejak 2009 hingga saat ini dalam mendampingi dan mengawal kasus – kasus TKI seperti kolong jembatan Kandara dan lainnya di Saudi Arabia.

“Selain itu, akses dan jaringan PDI Perjuangan sebagai partai pemerintah juga diharapkan,” terang Sharief.

Pertemuan yang bertemakan Aliansi TKI Peduli TKI Bin Ladin Group, juga menyepakati perlunya dilakukan penggalangan dana untuk membantu para TKI Bin Ladin Group korban PHK.

Pasca pertemuan dengan lintas parpol, DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia telah melaporkan kasus ini ke DPP Partai, dan anggota DPR dari PDIP seperti Andreas Pareira, Ahmad Basarah, Rieke Diah Pitaloka, Eva Kusuma Sundari, serta Trimedya Panjaitan.

“Kami juga sudah sampaikan kepada Pak Pramono Anung selaku Sekretaris Kabinet RI melalui pesan aplikasi whatsapp,” ungkap Sharief.

Pihaknya percaya, pemerintah tidak akan diam dalam kasus TKI Saudi Binladin Group. Sebab, imbuh Sharief, masalah TKI menjadi perhatian khusus dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...
KABAR CABANG

Sambut Hari Sumpah Pemuda, DPC Ngawi Siapkan Turnamen Futsal Berhadiah Jutaan Rupiah

NGAWI – Semangat Sumpah Pemuda bergemuruh di lingkungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Dalam rangka ...
LEGISLATIF

Buleks Minta Pemkot Surabaya Tindak Tegas Provider Kabel Utilitas yang Melanggar

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengawasi dan ...