Rabu
14 Oktober 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di PP Mambaul Hikam Blitar, Risma Sampaikan Komitmen Tingkatan Kesejahteraan Guru Pesantren

pdip-jatim-240930-cagub-pp-mambaul-hik-blitar-1

BLITAR – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur Tri Rismaharini diundang berkunjung ke Pondok Pesantren (PP) Mamba’ul Hikam, Dusun Wonorejo, Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Minggu (29/9/2024).

Dalam kunjungan ini, Risma mendengarkan keluhan dari pengurus pesantren terkait permasalahan kesejahteraan guru/pengajar/ustadz dan siswa serta keterbatasan fasilitas.

KH R Mashadi Prawiranegara, salah seorang pengurus pesantren, mengungkapkan bahwa banyak guru/pengajar/ustadz di pesantren tersebut masih mengabdi tanpa penghasilan yang layak.

“Bu Risma, saya sering ditagih oleh guru-guru MA (Madrasah Aliyah). Gaji mereka saat ini hanya sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per bulan. Buat beli sabun saja tidak cukup,” ungkap Gus Hadi, sapaan akrabnya, lalu tersenyum.

Menurutnya, para guru/pengajar/ustadz di pesantren selama ini hanya mengandalkan semangat dalam mengajar, meskipun kesejahteraan mereka masih belum terpenuhi secara memadai.

“Dulu, kekurangan ini masih bisa ditutupi karena mereka punya penghasilan tambahan dari pertanian,” tambahnya.

Selain masalah kesejahteraan guru, fasilitas di Pondok Pesantren Salaf juga banyak sangat terbatas. Beberapa ruang kelas dan asrama santri membutuhkan perbaikan mendesak.

Risma merespons keluhan tersebut dengan penuh perhatian. Ia menyatakan keprihatinannya atas minimnya perhatian pemerintah terhadap pondok pesantren, meskipun lembaga ini memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang bermoral dan berkarakter.

“Saya sedih sekali,” kata Risma dengan mata berkaca-kaca.

Dia kemudian menceritakan pengalamannya selama sepuluh tahun menjabat Wali Kota Surabaya, di mana ia berhasil menggratiskan biaya sekolah di semua jenjang serta memberikan tunjangan kepada para guru/pengajar/ustadz.

Namun, setelah kewenangan pendidikan SMA/SMK berpindah ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kebijakan tersebut tidak lagi berjalan. Akibatnya, biaya sekolah kembali memberatkan para orang tua, dan kesejahteraan guru/pengajar/ustadz menurun.

“Saya bertemu banyak guru/pengajar/ustadz yang mengeluhkan kondisi mereka. Ada yang terlilit utang dan berharap mendapatkan tunjangan lagi,” ungkap mantan Mensos RI tersebut.

Risma menunjukkan komitmen yang jelas berdasarkan pengalaman yang jelas untuk menggratiskan biaya pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan guru/pengajar/ustadz.

Dia menegaskan bahwa telah memiliki data dan menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan komitmen tersebut.

Risma yang masih kerabat (terbilang Kakak) dari pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam mendapat sambutan hangat dari pimpinan pesantren.

Di antaranya KH. M. Dliya’uddin Azzam Zami, Nyai Hj. Dewi Umamah, Ibu Nyai Hj. Lia Hikmatul Maula, dan Agus H. M. Shodiqi Basthul Birri. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...