Sabtu
05 September 2026 | 9 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cerita Risma Ditunjuk Jadi Cagub Jatim oleh Megawati, Tidak Berani Minta karena Tugas Berat

IMG-20240829-WA0049
Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini

MAGETAN – Kader PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, mengaku ditunjuk langsung oleh Megawati untuk maju Pilkada Jawa Timur 2024. Dia mengaku tidak berani meminta karena menjadi gubernur adalah tugas yang berat.

“Begitu masyarakat Jawa Timur memilih saya, maka tanggung jawab itu ada di pundak saya. 38 juta 38 kabupaten kota itu bukan kecil, tanggung jawabnya bukan hanya di dunia, tapi di hadapan Alalh,” ujar Risma saat ditemui di komplek makam Gubernur Soerjo, Kamis (29/8/2024).

“Makanya, saya tidak minta. Amanah itu turun dari Bu Mega. Saya tidak meminta. Saya tidak bertemu selama ini. Saya menghindar, karena itu tanggung jawab yang tidak mudah,” imbuhnya.

Risma memastikan, beratnya menjadi calon Gubernur Jawa Timur dalam Pilkada 2024 bukan karena lawan yang dihadapi adalah incumbent Khofifah.

“Bukan karena incumbent, tanggung jawabnya kepada rakyat. Karena bukan hanya tanggung jawab di dunia. Jadi wali kota saya disumpah, jadi menteri disumpah. Pertanggungjawabannya dengan Tuhan Yang Maha Kuasa, karena saya disumpah dengan Al-Quran. Itu yang berat,” jelasnya.

“Karena itu saya tidak berani meminta, bahkan berdoapun saya tidak berani,” lanjut Menteri

Said Abdullah: Risma – Gus Hans Siap Resik-resik Jawa Timur

Jelang Daftar Cagub Jatim ke KPU, Risma Ziarah Makam Gubernur Soerjo

Terkait pasangannya, Gus Hans, yang ditunjuk untuk maju dalam Pilkada Gubernur Jawa Timur 2024, Risma juga mengaku pasrah dengan keputusan DPD. Dia mengaku tidak terlalu kenal dengan Gus Hans.

“Saya tidak tahu. Itu bener diatur Gusti Allah. Kalau saya cocok, pak sekjen tidak cocok, Bu Mega tidak cocok, akhirnya saya pasrah. Detik terakhir baru jam 10 malam. Saya sebetulnya tidak kenal secara pribadi, tapi saya percaya Allah yang ngatur semua itu,” terangnya.

Risma mengaku akan mendaftarkan diri sebagai pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nanti malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

“Nanti malam berangkat dari DPD, pasangan Gus Hans. Kita lagi menyiapkan, insya Allah niat saya hanya ingin membantu masyarakat Jawa Timur lebih sejahtera. Itu tujuannya,” tuturnya.

“Ini tidak mudah. Saya tahu data-datanya, bagaimana kondisi Jawa Timur. Saya tidak berani meminta. Sampai detik terakhir, saya tidak berani meminta,” tandasnya. (yol/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...
KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...