Minggu
19 Juli 2026 | 4 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi MEA, Pemkab Blitar Mereformasi Birokrasi

pdip-jatim-rijanto-bupati-blitar

pdip-jatim-rijanto-bupati-blitarBLITAR – Bupati Drs H Rijanto MM segera menyiapkan agenda reformasi birokrasi di jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar. Reformasi di jajaran pemerintahannya ini untuk menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Menurut Rijanto, reformasi yang dilakukan menyangkut segi kualitas individu birokrasi, agar lebih kompetitif dan inovatif. Reformasi birokrasi ini akan diawali dengan penataan dan penguatan organisasi serta perbaikan manajemen sumber daya aparatur.

Langkah berikutnya adalah perbaikan tata laksana, kualitas pelayanan publik, mindset dan cultural set yang didukung mekanisme kontrol dan pengawasan yang berkualitas.

“Berbagai komponen reformasi tersebut seiring dengan visi Kab Blitar untuk lebih sejahtera, maju dan berdaya saing, semoga seluruh aparatur bisa memahami dan tertib melaksanakan agenda reformasi birokrasi ini,” papar Rijanto, Jumat (26/2/2016).

Bupati yang diusung PDI Perjuangan pada pilkada serentak 9 desember 2015 lalu ini menambahkan, ada dua hal utama yang mendorong terlaksananya reformasi birokrasi bisa berjalan dengan baik. Yang pertama, terciptanya pemerintahan yang kompetitif, pemerintahan yang mampu menjawab segala tantangan dan kebutuhan kekinian khususnya dalam pelayanan publik.

Kedua, adalah pemerintahan yang inovatif, yakni pemerintahan yang selalu melakukan pengembangan kualitas diri, dan yang secara konsisten lebih mengutamakan kepentingan rakyat daripada kepentingan aparatur itu sendiri.

“Saat ini sedang dibahas tentang perencanaan pelatihan dan program peningkatan kualitas aparatur, sehingga aparatur tidak lagi tergagap-gagap dengan agenda reformasi birokrasi ini,” jelas mantan Wakil Bupati periode 2010 – 2015 ini.

Pada sisi lain, Rijanto mengakui, tantangan birokrasi Kab Blitar kedepan selain menghadapi MEA adalah transisi perpindahan ibukota dari Kota Blitar ke Kecamatan Kanigoro. Proses transisi yang membutuhkan waktu tidak sedikit, serta gangguan akan proses pelayanan publik, dan gangguan akan kinerja aparatur Pemkab Blitar.

“Semoga rekan-rekan aparatur juga bisa segera melakukan adaptasi atas proses transisi tersebut, termasuk di antaranya optimalisasi bangunan gedung, yang saat ini beberapa masih dalam tahap pembangunan,” pungkasnya. (ven)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...
KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...