JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah berharap Presiden terpilih Prabowo Subianto tidak menjadi pemimpin yang antikritik saat memimpin pemerintah mendatang.
Dia juga berharap para pihak yang tak ingin bekerja sama dengan Prabowo-Gibran tidak dianggap sebagai pengganggu.
“Saya berharap Pak Prabowo tidak menjadi pemimpin yang antikritik dan tidak menganggap pihak-pihak yang tidak bergabung dalam pemerintah serta pihak yang mengritiknya sebagai pengganggu,” kata Basarah di Jakarta, Jumat (10/5/2024).
Legislator DPR RI dari dapil Malang Raya yang juga Wakil Ketua MPR RI itu mengingatkan, bahwa sistem demokrasi Indonesia yakni memberikan hak berdaulat bagi rakyat Indonesia untuk mengawasi jalannya kekuasaan politik negara.
Hal itu sebagaimana diatur dalam konstitusi yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.
“Agar terjadi check and balance serta tidak menjadi negara yang otoritarian karena demokrasi Pancasila yang mengajarkan keseimbangan politik adalah pilihan terbaik bagi bangsa Indonesia,” tuturnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto akan berjuang bersama pihak yang mau diajak bekerja sama. Jika ada pihak yang tak ingin diajak bekerja sama diminta tidak mengganggunya.
“Kalau ada yang mau nonton di pinggir jalan, silakan jadi penonton yang baik. Tapi, kalau sudah tidak mau diajak kerja sama ya jangan mengganggu,” kata Prabowo. (ace/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS