DEA 2023 Dibuka, Maryoto Berharap UMKM Tulungagung Lebih Unggul dan Berdaya Saing Global

Loading

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menghadiri acara pembukaan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Pendapa Kongasarum Kusumaning Bongso, Senin (27/2/2023).

Atas terselenggaranya DEA di Tulungagung, Maryoto memberikan apresiasi, karena kegiatan DEA bertujuan untuk memajukan dunia usaha dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi (TI).

Selain itu, kemajuan IT juga menuntut adanya transformasi dan digitalisasi secara luas pada berbagai sektor, termasuk pada dunia usaha. Sebab, dunia usaha saat ini membutuhkan daya saing yang tinggi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Era revolusi industri 4.0 menjadi tantangan tersendiri bagi berbagai sektor, baik dikancah nasional maupun lokal,” kata Maryoto.

Kader PDI Perjuangan ini menambahkan, era revolusi industri 4.0 identik dengan digitalisasi media yang menuntut seluruh sektor harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, demi mengikuti perkembangan zaman.

Tak terkecuali sektor ekonomi dan perdagangan, yang juga harus mampu memanfaatkan keberadaan teknologi sebagai pengembangan bisnis.

“Digitalisasi pemasaran menjadi poin mutlak, yang wajib dipertimbangkan oleh setiap pengusaha lokal, dalam mengembangkan bisnisnya,” tuturnya.

Dalam memberikan dukungan dan apresiasi, Pemkab Tulungagung bersama relawan TIK siap memberikan alternatif solusi bagi permasalahan yang dihadapi para pelaku UMKM.

Kepada relawan TIK Tulis, Maryoto berharap agar terus berkolaborasi dan meliterasi masyarakat sehingga bisa senantiasa mampu dan adaptif terhadap perkembangan problematika yang dihadapi pelaku UMKM dari waktu ke waktu.

“Diharapkan kegiatan seperti ini dapat menscale up dan menskill up para pelaku UMKM. Serta mampu mengoptimalkan potensi daerah untuk membangun ekosistem digital,” harap dia.

Menurut Maryoto, situasi pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19, menjadi masa yang tepat bagi semua untuk dapat memberdayakan seluruh sumber yang dimiliki. Dengan situasi itu, akan memunculkan dorongan yang kuat untuk mengembalikan keadaan ekonomi seperti semula.

Dengan kegiatan DEA Tahun 2023, lanjut Maryoto, diharapkan bisa menjadi awal yang baik untuk memobilisasi gerakan digitalisasi UMKM demi memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM, sekaligus membawa pelaku UMKM untuk memanfaatkan dunia digital yang mengeliminasi sekat keterbatasan jarak dan waktu.

Kegiatan DEA juga diharapkan bisa membantu semua komponen masyarakat dalam memajukan dunia usaha demi terwujudnya Tulungagung yang berdaya saing, maju, dan sejahtera.

“Semoga ke depan UMKM yang ada di Tulungagung lebih unggul dan memiliki daya saing global,” tutupnya. (sin/pr)