Jumat
24 Juli 2026 | 10 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

70 % Penikmat Subsidi BBM Kalangan Menengah-Atas

pdip jatim - Jokowi saat bersama petani cilacap

pdip jatim - Jokowi saat bersama petani cilacapJAKARTA — Presiden terpilih Joko Widodo menyambut baik usulan petani yang minta subsidi bahan bakar minyak dialihkan ke rakyat kecil. Menurut Jokowi, subsidi BBM memang sangat memberatkan APBN, sementara banyak program prorakyat tidak dapat dilaksanakan karena alokasi anggaran terserap untuk subsidi.

“Subsidi BBM itu untuk apa sih? Hanya untuk kenikmatan. Ya iya, naik mobil, isi bensin ya nikmat,” kata Jokowi di sela menghadiri acara Musyawarah Nasional Sekretariat Nasional (Seknas) Tani Jokowi-JK di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2014).

“Harusnya subsidi BBM dikurangi, kemudian dialihkan ke usaha produktif rakyat di desa, membangun infrastruktur irigasi. Arahnya harus ke sana,” ujarnya.

Terlebih lagi, tambah Jokowi, 70 persen penikmat subsidi BBM di Indonesia adalah kelas menengah ke atas, terutama pemilik kendaraan bermotor. Sementara itu, masyarakat kelas bawah tidak menikmatinya.

Dalam acara Munas Seknas Tani tersebut, Jokowi banyak menyerap aspirasi dari kalangan perwakilan petani yang hadir. Sementara, usulan agar subsidi BBM di Indonesia dikurangi untuk kemudian dialihkan ke rakyat kecil, disampaikan Senentoro petani asal Banjarmasin.

Warga transmigran itu berharap ke depan yang ditanam petani di daerahnya hanya yang khusus saja. Untuk pengolahan tanah, harus menaikkan air dari pasang surut ke sawah. “Beli solar untuk pompa air itu mahal, bisa Rp 9.000,” ungkap Senentoro.

“Makanya, kalau bisa subsidi BBM dialihkan ke subsidi pertanian. Misalnya, hasil petani dibeli pemerintah mahal, lalu dijualnya murah. Itu maunya begitu,” tambah dia.

Pasa kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan keyakinannya dapat mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Dia optimistis swasemda pangan itu sudah terealisasi dalam tiga-empat tahun pemerintahan Jokowi-JK.

“Saya yakin tiga empat tahun saja sudah bisa swasembada beras, gula, dan lain-lain,” ujarnya.

Untuk mewujudkannya, kata Jokowi, di antaranya dengan mencetak sawah baru dan mengoptimalkan produksi pertanian yang ada. Juga membangun bendungan, dan menyubsidi harga pupuk. “Kalau itu yang dikejar, pasti cepat itu,” tandas Jokowi. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong BUMD Trenggalek Berinovasi, PDAM Diminta Manfaatkan Energi Surya

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong BUMD berinovasi. PDAM diminta memanfaatkan energi surya untuk ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Dukung Penuh Koperasi dan UMKM, Dorong Go Digital

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan dukungan penuh Pemkab Kediri kepada koperasi dan UMKM serta ...
KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...