Jumat
09 Oktober 2026 | 6 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

44.917 Pelajar di Banyuwangi Telah Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-22082025

BANYUWANGI – Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak dan remaja (usia 7-18 tahun) yang dicanangkan Presiden Prabowo, telah menyasar 44.917 pelajar di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa program yang dimulai sejak 14 Juli 2025 tersebut, akan terus dilakukan hingga menjangkau 184.771 siswa, mulai SD hingga SMA baik sekolah negeri, swasta maupun sekolah keagamaan (pondok pesantren).

“Pemeriksaan kesehatan masih akan terus kita laksanakan hingga menjangkau seluruh pelajar di Banyuwangi,” ujar Ipuk, Jumat (22/8/2025).

Menurut Ipuk, pemeriksaan kesehatan gratis sangat bermanfaat untuk upaya deteksi dini penyakit pada pelajar, dan menjadi bahan pemerintah untuk melakukan tindakan pencegahan.

“Pemeriksaan kesehatan ini menjadi deteksi dini. Hasil dari pemeriksaan menjadi bahan evaluasi, sehingga fasilitas kesehatan baik puskemas dan rumah sakit segera melakukan tindakan,” jelas Ipuk.

“Misalnya ditemukan karies gigi pada anak, langsung dirujuk ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan, begitu juga jika ditemukan potensi penyakit lainnya,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Pemkab Banyuwangi juga rutin melakukan pencegahan melalui pemberian tablet tambah darah (TTD), untuk menghindari anemia pada sejumlah remaja putri

Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, menambahkan bahwa memasuki pekan ke-enam pelaksanaan, program ini telah menjangkau 35.372 siswa SD, 8.292 siswa SMP , dan 1.253 siswa SMA. Berdasarkan hasil pemeriksaan, mayoritas siswa dalam kondisi baik.

“Untuk pemeriksaan tekanan dan kadar gula darah, mayoritas siswa dinyatakan normal. Namun demikian, meski kecil kita juga menemukan kasus hipertensi dan hiperglikemia,” ujar Amir.

Gangguan kesehatan gigi (karies) dan pendengaran juga ditemukan. Begitu juga dengan gangguan kesehatan mata, yang diduga karena pengaruh intensitas tinggi penggunaan gadget.

“Siswa yang terdeteksi terdapat gangguan kesehatan, sudah langsung ditindaklanjuti oleh Puskesmas atau rumah sakit,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...