Jumat
28 Agustus 2026 | 8 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

4 Tahun Pemerintahan Jokowi Banyak Kritik, Ini Penjelasan Pramono Anung

pdip-jatim-seskab-pramono-diwawancara

BOGOR – Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan, pemerintahan Presiden Joko Widodo selama empat tahun ini telah berjalan dengan baik. Sejumlah survei menyebutkan bahwa 4 tahun kinerja Jokowi di pemerintahan memuaskan.

“Yang bisa merasakan pemerintahan ini berjalan baik atau tidak, itu kan rakyat. Ketika kepuasannya cukup tinggi, artinya pemerintahan ini sudah berjalan dengan baik,” kata Pramono Anung, kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, kemarin.

Dia menuturkan pemerintah mempersilakan orang-orang yang mengkritik kerja pemerintahan Jokowi. Menurut dia, banyaknya kritik di 4 tahun Jokowi ini sebagai sesuatu yang wajar.

“Ini kan sudah masuk masa kampanye, tentu kami menyadari berbagai hal pasti akan disampaikan. Tapi pemerintah sendiri sudah siap, apa saja yang ingin dikritik, disoroti oleh yang di luar pemerintahan,” ujarnya.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini menyebut, kritikan dari oposisi soal 4 tahun Jokowi bakal menjadi obat kuat bagi pemerintah. Terlebih Indonesia memberi ruang bagi siapapun untuk menyampaikan pendapat.

Pada bagian lain, Pramono Anung merespons pernyataan Prabowo yang mengatakan bahwa 99 persen masyarakat Indonesia berada pada ekonomi yang pas-pasan.

Pramono mengatakan, apabila data yang disampaikan itu benar, Prabowo sudah pasti bukan bagian dari 99 persen masyarakat ekonomi pas-pasan tersebut. Melainkan 1 persen masyarakat sisanya.

“Yang jelas, satu persennya pasti Pak Prabowo itu,” katanya.

Namun, lanjut Pramono, persoalannya adalah data yang disampaikan Prabowo keliru. Ia tak mengetahui dari mana Prabowo mendapatkan data 99 persen masyarakah Indonesia berada pada taraf ekonomi pas-pasan.

Sebab, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia mengalami titik terendah dalam hal persentase kemiskinan sejak 1999, yakni sebesar 9,82 persen pada Maret 2018.

Dengan persentase kemiskinan 9,82 persen, jumlah penduduk miskin atau yang pengeluaran per kapita tiap bulan di bawah garis kemiskinan, mencapai 25,95 juta orang.

Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu September 2017, persentase kemiskinan tercatat sebesar 10,12 persen atau setara dengan 26,58 juta orang penduduk miskin di Indonesia.

“Artinya, kritik yang disampaikan Pak Prabowo itu, angka yang 99 persen itu dari mana, kita nggak tahu, ya. Yang jelas, sekarang ini kemiskinan itu menurun, sekarang sudah single digit 9,82 persen. Artinya apa? Pemerintah sudah bekerja on the right track,” jelas dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...