oleh

3 Pilar PDI Perjuangan Cabang hingga Pusat Gotong Royong Bantu Korban Gempa Malang

-Headline-201 kali dibaca

MALANG – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan kader Banteng dalam aksi sosial di kawasan terdampak gempa, di wilayah Kabupaten Malang, Sabtu (8/5/2021).

Bahkan, dalam aksi kemanusiaan yang kesekiankalinya dilakukan kader Banteng tersebut, kali ini melibatkan 3 pilar PDI Perjuangan, yakni jajaran struktural tingkat DPC, DPD, hingga DPP, anggota legislatif mulai DPRD setempat, provinsi, hingga DPR RI, serta Bupati dan Wakil Bupati Malang.

Bakti sosial untuk membantu warga terdampak gempa kali ini dilakukan di Desa Sidorenggo dan Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Bantuan yang diberikan secara langsung itu, terdiri dari paket sembako dan sajadah anti Covid-19 dari Ketua DPR RI Puan Maharani.

Baca juga: Jelang Lebaran, DPD Jatim Kembali Kunjungi Korban Gempa

Acara sambang dan penyerahan bantuan ini, dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Ketua DPD PDIP Jatim yang juga Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Sekretaris DPD Jatim yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno, Bupati Malang HM Sanusi, serta Wabup Malang yang juga Ketua DPC PDIP setempat, Didik Gatot Subroto.

Hadir juga jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan setempat, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim dan DPRD Kabupaten Malang, serta jajaran Forkompimda Kabupaten Malang.

Bupati Malang Sanusi mengatakan, kedatangannya kali ini untuk bersilaturahmi dan melakukan peninjauan bersama dengan DPD PDI Perjuangan Jatim dan Wakil Ketua MPR RI.

“Bapak dan Ibu yang terkena dampak bencana dan musibah, panjenengan tidak sendirian. Kami semuanya sudah mencurahkan segala daya dan upaya, serta pikiran untuk membantu bapak dan ibu sekalian,” kata Sanusi.

Sedang Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan berbagai rangkaian kegiatan kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa.

Walaupun secara besaran tidak terlalu banyak, lanjut Kusnadi, harapannya dapat sedikit meringankan beban yang dialami oleh warga.

“Kita semua sudah bergotong-royong untuk membantu dan sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami cobaan gempa bumi,” kata Kusnadi.

Ketua DPRD Jawa Timur ini juga menyampaikan, di saat-saat terjadinya bencana seperti ini, dia sudah minta anggota legislatif di tataran provinsi turun dan hadir di tengah masyarakat.

“Teman-teman DPRD provinsi di daerah-daerah pemilihan yang mengalami bencana ini harus ada berada di tengah rakyatnya. Jadi kalau kemudian kemarin berharap dipercaya rakyat, ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan seperti sekarang, juga harus berada dengan rakyat,” terangnya.

Berkaitan dengan bantuan renovasi rumah warga terdampak, Kusnadi menerangkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga sudah menyiapkan skema bantuan untuk membantu masyarakat dalam memperbaiki rumahnya rusak akibat gempa.

“Betul apa yang disampaikan Pak Bupati, nanti akan ada bantuan bagi rumah-rumah warga yang ada. Diklasifikasikan menjadi berat, sedang, dan ringan. Kami sedang merencanakan juga nanti ada bantuan juga dari Provinsi Jawa Timur. Jadi tidak hanya pusat saja,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengungkapkan, dalam kondisi seperti saat ini, di mana masyarakat tengah membutuhkan bantuan, itu menjadi momentum bagi seluruh elemen, khususnya di PDI Perjuangan, untuk bergotong-royong dan saling membantu satu sama lain.

“Kebersamaan kita antara pemerintah pusat provinsi dan daerah serta partai politik yang ada bawah ini. Saatnya kita bergotong-royong saling bahu-membahu bukan saling salah menyalahkan apalagi menyalahkan pemerintah,” tuturnya.

Secara khusus, dia juga menyampaikan akan membantu renovasi Kantor Desa Tirtomoyo. “Saya juga akan memberikan bantuan secara khusus untuk memperbaiki pendopo ini,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, dia juga memberikan sajadah dari Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani berupa sajadah anti Covid-19. Harapannya semoga sajadah ini dapat melindungi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. (ace/pr)