oleh

Wujud Politik Hijau, Hari Putri Lestari Tebar Benih Ikan di Senduro

-Berita Terkini, Legislatif-43 kali dibaca

LUMAJANG – Hari ketiga reses Anggota DPRD Provinsi Jatim Hari Putri Lestari dari Fraksi PDI Perjuangan cukup menarik. Tak hanya menampung aspirasi, reses itu dilengkapi dengan aksi tebar benih ikan dan udang bersama para aktivis lingkungan. 

Reses pada Rabu (3/3/2021) itu, dilaksanakan di Desa Senduro, Kecamatan Senduro. Sejumlah aspirasi pun diserap, baik tentang sampah, prasarana jalan, maupun potensi wisata. 

Mereka yang hadir, di antaranya komunitas ojek online (ojol), komunitas peduli lingkungan, Pokdarwis Tubing Tempuran, Kelompok Budidaya Perikanan, Tirta Meru Swimming Club, dan komunitas lainnya. 

Menurut anggota Komisi E DPRD Provinsi Jatim ini, banyak beberapa desa yang masih belum ada alat pengangkut sampah. Alhasil, kondisi itu membuat pembuangan sampah terbengkalai. 

“Masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan termasuk di sungai, termasuk perlu pengelolaan sampah. Kondisi ini tentu, berdampak pada pencemaran sungai dan juga banjir,” ucap perempuan yang biasa disapa Tari ini. 

Dalam reses juga disampaikan oleh Tari bahwa PDI Perjuangan “Mewujudkan Politik Hijau”, yaitu mengajak masyarakat mencintai serta melestarikan lingkungan. 

Dengan penghijauan maka mata air dan sungai akan dapat dijaga dan diselamatkan, sebab saat ini makin banyak mata air atau sungai yang mengering. 

Masyarakat mengeluh dengan kurangnya air disaat musim kemarau dan sungai yg tercemar bahan kimia dan sampah.  

“Yang sangat memprihatinkan adalah sarana penanggulangan bencana, diantaranya perahu karet BPBD Lumajang hanya punya 1, sedangkan puluhan desa rutin banjir setiap tahunnya, belum lagi alat alat early warning dan lainnya,” lanjutnya. 

Dalam dialog reses ada pengajuan berupa alat olahraga untuk meningkatkan prestasi atlet, bantuan ternak, alat pembuatan pupuk organik.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan ini juga mendapat keluhan dari para ojek online, dimana tarif ojek online yang dianggap sangat murah, bahkan karena pandemi Covid-19 semakin sepi orderan. 

“Atas masukan dan keluhan dari sejumlah warga, tentunya akan kami tindaklanjuti ke pihak dinas terkait, semoga ini menjadi upaya menyelesaikan permasalahan dan mengupayakan peningkatan kesejahteraan,” tambahnya. 

Usai reses, pihaknya kemudian melanjutkan dengan aksi tabur benih ikan. Menggandeng Dinas Perikanan kabupaten setempat, benih ikan sengkaring atau dewa, ikan wader, melem, dan hampal serta udang disebar di Kali Tebing. 

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini menilai, Kabupaten Lumajang yang alamnya sangat indah, perlu infrastruktur untuk menunjang sebagai desa-desa wisata dan promosi yg masif. 

Bahkan, ia menilai potensi alam desa desa di Lumajang tidak kalah indah dengan Kabupaten Banyuwangi asal kepala desa, dinas terkait dan pemerintah kabupaten Lumajang  serius mendukung dan mempromosikannya. (drw)