Wawan: Perkuat Ranting untuk Kawal Program Jokowi-JK

pdip jatim - budi irawanto bojonegoroBOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro bertekad melakukan pembenahan dan penguatan Pengurus Ranting sebagai ujung tombak partai dalam mengawal perjalanan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

“Ranting akan kita kuati, karena sebagai ujung tombak sekaligus kepanjangan tangan partai dalam mengawasi program-program pemerintahan Jokowi,“ tandas Drs H Budi Irawanto MPd, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro, dalam acara Rakercab Diperluas, beberapa waktu lalu.

Mengingat nilai stragtegis ranting, kata Wawan, panggilan akrab Budi Irawanto, maka aspirasi ranting menjadi perhatian utama dalam selama konsolidasi partai. Sehingga ranting nantinya menjadi kekuatan partai yang mampu mengawal pemerintahan Jokowi dalam mensejahterakan rakyat.

Rakercab Diperluas tidak hanya mengundang PAC (28 Pengurus Anak Cabang), tetapi sekaligus menghadirkan pimpinan partai di tingkat Ranting (340 Pengurus Ranting). “Kami ingin mendengar aspirasi tingkat PAC hingga ranting. Mari kita benahi ranting,“ katanya.

Dengan pembenahah partai sampai di tingkat ranting, lanjut Wawan, PDI Perjuangan Bojonegoro mampu membangun kekuatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Pada Pemilu Legislatif 2009, PDI Perjuangan mampu meraih 46 ribu suara atau setara 5 kursi legislatif di DPRD Bojonegoro. Pada Pemilu Legislatif 2014 perolehan suara naik menjadi 81.000, meski perolehan kursi masih tetap 5.

“Hal ini disebabkan berubahnya metode penghitungan suara,“ jelasnya.

Bahkan, pada Pilpres 2014, kata Wawan, berkat konsolidasi partai yang kuat hingga tingkatan ranting, pasangan Jokowi-JK berhasil meraup suara 48 % suara. Padahal potensi yang dimiliki kekuatan partai pendukung Jokowi – JK hanya 30 % atau setara dengan 263.000 suara.

“Pada Pilpres 2014 kita bersama sama berkorban, berjuang dan mengorganisir seluruh kekuatan, mampu meraih 48 % suara,“ ujarnya.

Dia menambahkan, kebersamaan di antara kader ini adalah bagian penting dari proses membangun partai yang kuat di Bojonegoro. Pihaknya akan terus mengevaluasi diri demi memperbaiki partai menghadapi berbagai perjuangan politik.

“Jangan sampai proses positif yang telah kita lalui ini tercederai oleh pragmatisme, kepentingan sesaat, sehingga mengorbankan pondasi kebersamaan dan ideologi,“ ucap Wawan. (guh)