Wawali Surabaya Kunjungi Rumah Korban Tertimpa Pohon

pdip jatim - wawali kunjungi rumah duka ikaSURABAYA – Kematian Ika Arianti Putri, siswi SMA Negeri 6 setelah tertimpa pohon bambu di parkiran motor Plaza Surabaya, Selasa lalu mengundang empati Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana. Sehari setelah kejadian tragis tersebut, Whisnu mengunjungi rumah duka di Jalan Kalijudan 8C nomor 30, Rabu (10/12/2014) siang.

Kunjungan Whisnu disambut Mohammad Saiful (42) dan Endang Biastutik (37), orangtua Ika. Suasana haru menyelimuti kunjungan tersebut. Kepada orangtua Ika, Whisnu menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Ika Arianti Putri.

“Kami mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Ika. Dan saya turut merasakan, bagaimana orangtua Ika sangat kehilangan anak satu-satunya. Apalagi putrinya itu anak yang penurut, dan punya prestasi bagus di sekolahnya,” kata Whisnu.

Pada kesempatan itu Endang Biastutik, ibu korban, sempat menunjukkan foto copy rapor anaknya yang ranking 5 di kelasnya. Endang juga mengungkapkan, Ika saat masih hidupnya berkeinginan keras bisa melanjutkan studinya ke Fakultas Kedokteran Unair.

Tapi, sayang takdir berkata lain. “Kami hanya bisa pasrah Pak Whisnu,“ ucap Endang Biastutik.

Pada kesempatan terpisah Whisnu menyatakan, pemerintah kota, dalam hal ini Dinas Kebersihan dan Pertamanan, sudah diinstruksikan untuk lebih intensif melakukan pemangkasan pohon-pohon di pinggir jalan dan area sekitar tempat keramaian umum.

“Kami tidak ingin kejadian ini terulang lagi, apalagi kalau sampai memakan korban jiwa. Mengingat masa-masa sekarang ini memang lagi musim hujan dan seringkali diikuti dengan angin kencang,“ pungkas wawali yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tersebut.

Seperti diketahui, Ika Arianti Putri (17), meninggal setelah tertimpa pohon bambu di parkiran motor Plaza Surabaya, Selasa (9/12/2014) sore. Saat itu hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan pusat Kota Surabaya. (pri)