oleh

Usai Dilantik, Mas Ipin Jalan Kaki Bernostalgia di SMAN 6 Surabaya

-Berita Terkini, Kronik-53 kali dibaca

SURABAYA – Usai dilantik Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin dan Wakil Bupati Syah Mohammad Natanegara mengunjungi SMAN 6 Surabaya, Jumat (26/2/2021). 

Menurut Arifin, kedatangannya di gedung SMA yang bersebelahan dengan Grahadi ini, merupakan sebuah penghormatan kepada guru dan kepala SMAN 6 Surabaya ini. Sebab, dia merupakan salah satu alumnus sekolah ini.

“Satu karena dekat, kedua juga almamater. Saya nggak bisa lupa dengan SMA Negeri 6. Jadi tinggal jalan saja, sungkem juga dengan beberapa Ibu guru,” kata Mas Ipin, sapaan akrabnya.

Baca juga: 11 Kader Banteng Jatim Dilantik Jadi Kepala Daerah, Ini Pesan Untari

“Bersyukurlah atas kesabaran beliau-beliau mendidik saya. Meskipun saya dulu banyak kurangnya, akhirnya bisa ada berkahnya untuk saya,” tambah bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini.

Lulusan SMA 6 tahun 2007 tersebut juga sempat mengenang masa saat keluar kelas tanpa izin, karena ingin membaca buku di toko buku luar sekolah.

“Saya dulu sering minta Mas Pri (Supriyadi, penjaga parkir di sekolah, Red) menyiapkan sepeda motor di dekat pintu untuk membantu keluar sekolah, karena mau kabur sebentar,” ungkap suami Novita Hardini tersebut.

Gara-gara kerap keluar tanpa izin, kata dia, perwakilan sekolah pernah ke rumahnya untuk memberi surat kepada sang ibu. “Wali kelas saya namanya Bu Paulin, dulu ke rumah dan bawa surat bahwa saya kadang tidak masuk. Maaf ya Bu Paulin,” ujarnya sembari tertawa.

“Masih banyak lagi kenangan di sini, dan kalau saya cerita semua bisa lama,” lanjut Mas Ipin, yang kemudian mengakhiri sambutan dan memotong nasi tumpeng.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua GP Ansor Jawa Timur tersebut menyerahkan tiga unit laptop ke pihak sekolah dan diharapkan dapat digunakan membantu sarana penunjang pembelajaran jarak jauh.

Selain itu, hadiah spesial diberikan kepada penjaga parkir, Supriyadi, berupa ponsel untuk kenang-kenangan.

“Sekali lagi terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu guru saya di sini. Komite sekolah, staf dan semua warga SMAN 6. Sekolah ini sangat berarti pada karier saya dan doakan saya mampu menjalankan amanah ini, khususnya membangun Trenggalek semakin sejahtera,” ucap bupati berusia 31 tahun tersebut.

Kepala SMAN 6 Mamik Pujowati mengaku bangga ada mantan siswanya yang menjadi kepala daerah dan diharapkan mampu menginspirasi banyak pihak.

“Selamat atas dilantiknya generasi muda yang luar biasa. Kami di sini mendoakan yang terbaik dan Mas Ipin membawa Trenggalek menjadi lebih baik,” ucap Mamik. (rul)