Untari: Koperasi Harus Punya Peran Besar Bangun Ketangguhan Sosial Ekonomi Masyarakat

SURABAYA – Pasca pelantikan di Graha Dekopinwil pada 16 Oktober 2020 lalu, Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur langsung menggelar silaturahmi dengan gerakan koperasi.

Kluster pertama yang diundang adalah pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) di Jawa Timur dengan tajuk “Penguatan Kelembagaan Koperasi Simpan Pinjam (KSP)”.

Ketua Umum Dekopin Sri Untari Bisowarno yang hadir di acara silaturahmi itu menyatakan, koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional harus menjadi aktor yang punya peran besar untuk membangun ketangguhan sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

Baca juga: Lantik Pengurus Baru Dekopinwil Jatim, Ini Pesan Sri Untari

Menurutnya, Dekopin pusat dan wilayah mempunyai skala prioritas pengembangan gerakan koperasi melalui digitalisasi, ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Wajah koperasi harus berubah, kita harus memiliki marketplace, bank koperasi dan alat bayar elektronik milik gerakan koperasi sendiri,” kata Untari.

Pegiat koperasi yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini minta KSP yang hadir agar menguatkan kebersamaan dalam wadah Dekopin yang mempunyai fungsi edukasi, advokasi dan fasilitasi.

Bagi yang belum menjadi anggota diharapkan segera mendaftarkan diri sebagai anggota Dekopin. “Karena kehebatan kita hanya dapat dilakukan dengan menggalang kekuatan bersama,” tegas Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang tersebut.

Peserta kegiatan silaturahmi berasal dari beberapa KSP di seluruh Jawa Timur. Mengingat masih dalam masa pandemi, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan wajib mematuhi protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Kegiatan yang dipandu Ketua Bidang Permodalan dan usaha simpan pinjam Dekopinwil Jatim, Sukoco Emilia dengan panelis praktisi KSP yang juga komite teknologi informasi Dekopinwil Wahyudiono dan Kepala Wilayah Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) Wilayah Jatim Moh Faishol Chusni berlangsung dalam suasana dialogis dan interaktif.

Tujuan kegiatan ini, ingin mengajak semua unsur gerakan koperasi untuk meningkatkan kebersamaan dalam memperkuat gerakan koperasi dan masyarakat agar lebih tangguh dan tetap berkembang terutama dalam menghadapi kondisi seperti pandemi seperti sekarang ini.

Ketua Dekopinwil Jatim, Slamet Sutanto dalam pengantar diskusi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi Dekopinwil Jatim. Tujuannya, agar menjadi ruang berbagi dengan stakeholder kunci koperasi di Provinsi Jawa Timur untuk berbagi gagasan, mengidentifikasi permasalahan, sumber daya dan praktik baik koperasi di Jawa Timur.

Serta, kemungkinan collaboration sharing antar stakeholder sebagai modalitas untuk melaksanakan roadmap membangun ketangguhan koperasi di Jatim.

“Kita semua tahu, tantangan koperasi kedepan tidak semakin mudah akan tetapi semakin menantang, untuk itu mari kita bersama menghadapinya dengan gotong royong dan kekeluargaan,” tandasnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap forum silaturrahmi seperti ini bisa menjadi media memperkuat kebersamaan. Semua jenis koperasi akan diundang secara terpisah sesuai dengan klusternya.

“Jika saat ini dengan KSP, selanjutnya dengan kluster Kopwan, Kopkar, KUD, KPRI, koperasi sekunder dan seterusnya,” terang dia. (rul)