Unilever Mengapresiasi Kerja Keras Bu Risma

JAKARTA – Sejak awal pandemi Covid-19, Unilever Indonesia telah berkomitmen untuk mengalokasikan bantuan senilai Rp 50 miliar. Namun hingga Juni 2020, tercatat sudah Rp 83 miliar telah didonasikan oleh perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 86 tahun di Indonesia itu, melalui berbagai bentuk bantuan.

“Hari ini kami bersilaturahmi ke Pemerintah Kota Surabaya, dan menyampaikan bantuan kemanusiaan sebanyak lebih dari 15.000 unit barang yang diperlukan dalam mempercepat upaya penanggulangan pandemi Covid -19,” ujar Sancoyo Antarikso, Direktur Governance & Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia melalui keterangan tertulis.

Unilever, lanjutnya, menyampaikan apresiasi kepada Walik Kota Surabaya Tri Rismaharini yang senantiasa bekerja keras dan dengan tulus melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Fasilitas Produksi Unilever Surabaya Zulfakar Ali menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bu Risma. Bantuan yang diberikan berupa 10.000 unit hand sanitizer Lifebuoy, 3.000 unit masker N95, 2.880 unit alat test PCR, dan 250 wastafel portable serta edukasi Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dalam pencegahan penyebaran Covid -19.

Risma yang menerima bantuan menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT Unilever Indonesia dalam penanganan pandemi Covid -19. “Bantuan ini akan kami distribusikan, semoga kolaborasi ini terus berjalan kuat dalam penanganan Covid -19 bagi warga Surabaya,” ujar Risma.

Kabar baik dari Surabaya adalah lebih dari 4 ribu pasien Covid -19 dinyatakan sembuh. Bahkan, tren kesembuhan itu terus bertambah.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya minggu lalu, jumlah kumulatif pasien sembuh mencapai 4.733 orang.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan, setiap harinya pasien yang sembuh rata-rata mencapai puluhan orang.

Pada 26 Juli 2020, ada 117 pasien dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Baik yang isolasi mandiri di rumah, Hotel Asrama Haji Sukolilo maupun rawat inap di Rumah Sakit.

Pemerintah Kota Surabaya secara terus-menerus mendorong kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat untuk tepat menggunakan masker dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan agar sukses menjalankan periode adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Bantuan ini merupakan perwujudan komitmen Unilever untuk terus bersama Indonesia. Tidak hanya dalam kemudahan melainkan dalam juga dalam mengatasi tantangan. Semoga bermanfaat, membantu upaya kita bersama untuk mengajak masyarakat Surabaya hidup lebih bersih dan sehat serta terlindungi dari penyakit.” tutup Sancoyo. (jpnn)