Tutup TOT Pelatih Saksi Pilkada, Ini Instruksi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim

KOTA BATU– Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menutup Pelatihan Pelatih Saksi/Guraklih di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu (17/10/2020) malam.

Training of Trainers (TOT) pelatih saksi yang akan bertugas di Pilkada 2020 ini digelar Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Jatim sejak Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Pastikan Hak Pilih Masyarakat Terlindungi, BSPN PDIP Jatim Lakukan Advokasi

Untari mengatakan, pelatihan pelatih saksi yang diselenggarakan di gelombang ketiga ini untuk menyiapkan kemenangan di 19 pilkada kabupaten/kota di Jatim. Khususnya untuk menyiapkan pelatih saksi di beberapa daerah dengan jumlah pemilih besar.

“Pelatihan ini sebagai persiapan untuk menang di pilkada serentak, sehingga kita siapkan pelatih saksinya. Kita kembali melakukan pelatihan karena ada cabang cabang yang jumlah pemilihnya besar, seperti Kabupaten Malang, Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Banyuwangi dan sebagainya,” terang Untari, usai acara penutupan pelatihan pelatih saksi. 

Menurutnya, beberapa daerah memang besar sekali pemilihnya, sehingga pihaknya perlu untuk melatih lebih banyak pelatih saksi lagi. Sehingga,  tambah dia, beban masing-masing pelatih saksi di kabupaten/kota nantinya per orang tidak begitu banyak.

Politisi yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur ini menjelaskan bahwa TOT saksi pilkada sebagai upaya untuk memberikan landasan bagi saksi Partai agar masing-masing saksi paham tugasnya di lapangan.

“Pelatihan ini jadi landasan bagi saksi-saksi kita nanti agar mereka faham tugasnya, sehingga saksi dan guraklih ini bisa menjadi ujung tombak di tiap-tiap TPS,” urainya.

Jelang makin dekatnya pelaksanaan pilkada serentak yang di Jatim berlangsung di 19 kabupaten/kota ini, pihaknya akan melibatkan DPC PDIP yang daerahnya tidak melangsungkan pilkada. Yakni dengan bergotong royong membantu daerah lain di dekat wilayahnya yang sedang pilkada.

Di antaranya, melibatkan para pelatih saksi yang sudah mengikuti TOT di Wisma Perjuangan. “Kami instruksikan kepada semua yang pernah dilatih untuk bersinergi dengan kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada,” kata Untari.

“Para pelatih saksi dari kabupaten/kota yang tidak ada pilkada, diperbantukan pada daerah yang melangsungkan pilkada. Sehingga gotong royong itu tampak dalam kita melaksanakan perintah DPP Partai dalam rangka pemenangan ini,” pungkasnya. (rul)