Tri Rismaharini Kini Jadi PDIP Idol

pdip jatim - risma mengajar di sekolah kaderJAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kini punya “jagoan” baru yang sedang dielus-elus. Bahkan sosok ini dijadikan Megawati sebagai role model untuk para kepala daerah karena kejujurannya dalam memimpin daerah. Hal ini diungkapkan oleh pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi

Dikatakan, Megawati mengaku selalu memberi dua jempol untuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma- demikian nama panggilan Wali Kota Surabaya yang gigih menutup Dolly, lokalisasi pelacuran terbesar di Asia Tenggara ini – kini didorong maju sebagai wali kota untuk ke dua kalinya.

“Pujian Megawati kepada Tri Rismaharini ini sebagai sinyal dukungan terhadap kader PDIP untuk terus berkiprah di panggung politik. Tidak menutup kemungkinan, usai memimpin Surabaya bisa jadi Tri Risma akan mengikuti pola Jokowi yang dari Solo dilambungkan PDIP menjadi Gubernur Jakarta,” kata Ari, Kamis (23/7/2015).

“Menarik jika melihat personalisasi politik dukungan Megawati terhadap kader-kadernya. Pola pembinaan kader potensial seperti Jokowi, Puspayoga yang dari Wali Kota Denpasar dinaikkan menjadi calon gubernur Bali walai gagal dan kini ke sosok Risma maka bisa jadi Risma akan mengisi bench pimpinan masa depan dari PDIP,” ungkap Ari Junaedi.

Jika Jokowi selama kepemimpinannya tidak memuaskan PDIP, ujarnya, maka di Pilpres 2019 sosok Risma, Ganjar Pranowo atau Pramono Anung akan bisa menjadi kader alternatif bagi PDIP.

Megawati, kata Ari, tidak salah jika mengorbitkan Risma mengingat sepak terjangnya memimpin Surabaya sangat luar biasa. Jika kepala daerah lain doyan korupsi, maka Risma punya keanehan yang mencolok yaitu gila kerja.

“Dan kita sangat sulit mencari pemimpin daerah seperti Risma,” jelas Ari Junedi yang mengasuh mata kuliah Humas Politik di Departemen Komunikasi FISIP UI ini. (tribunnews)