Tim Jokowi-JK Banyuwangi Siapkan 10.000 Saksi

JKW-JK saat debat kandidatBANYUWANGI – Juru bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK Kabupaten Banyuwangi, Rudi Santoso mengatakan, pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla bakal memenangi pemilu presiden dengan raihan suara 70 persen. Pihaknya menargetkan 70 persen untuk kemenangan Jokowi-JK itu karena partai pengusungnya meraih suara terbanyak saat pileg lalu.

“PDI Perjuangan dan PKB menang di Banyuwangi pada pileg kemarin. Kami yakin jika Jokowi-JK juga menang mutlak di Banyuwangi pada pilpres tahun ini,” tandas Rudi Santoso, Senin (7/7/2014).

Untuk mengawal agar pelaksanaan pilpres di Banyuwangi berjalan lancar, tim pemenangan pasangan calon presiden nomor 2 itu menerjunkan 10.000. Para saksi tersebut akan memantau pilpres pada 9 Juli 2014 depan.

Saksi tersebut, jelas Rudi, akan disebar untuk mengawasi sekitar 3.000 lebih tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di wilayah Banyuwangi. Tiap satu TPS akan diawasi 2 sampai 3 orang yang terdiri dari unsur partai dan juga relawan.

Untuk beberapa TPS yang dianggap rawan, pihaknya akan meletakkan 4 sampai 5 saksi. “Sudah kami petakan beberapa TPS yang rawan kecuragan. Satu orang saksi di dalam TPS dan relawan lainnya untuk membantu pelaksanaan di luar TPS,” katanya.

Seknas Tani Siapkan 30.000 Saksi

Sementara itu, Seknas Tani Jokowi mengerahkan 30.000 kader dan relawan mengawasi dan memantau proses berjalannya Pemilu Presiden 2014. Ribuan kader dan relawan tersebut akan bekerja mengawal proses pemungutan suara hingga proses rekapitulasi di tingkat TPS, PPS dan PPK.

Menurut Ketua Presidium Seknas Tani Jokowi Henry Saragih, 30.000 saksi yang dikerahkan tersebar di 23 provinsi di Indonesia. Seluruh saksi tersebut bergerak mulai Senin (7/7/2014), untuk mengawasi kemungkinan terjadinya berbagai tindak kecurangan.

“Kita mengantisipasi terjadinya potensi kecurangan yang melibatkan aparatur negara, penyelenggara pemilu serta kelompok-kelompok tertentu untuk mengintervensi proses pemungutan hingga rekapitulasi suara. Kami akan berupaya mencegah berbagai tindak kecurangan, dan setidaknya mengumpulkan bukti untuk melaporkan setiap pelanggaran yang terjadi. Kami akan memastikan proses Pemilu Presiden 2014 berlangsung jujur dan adil,” ungkap Henry pada konferensi pers Seknas Tani Jokowi di Jakarta, Senin (7/7/2014).

Dia menjelaskan, peran kader dan relawan sebagai saksi dinilai penting untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan serta mengamankan suara Jokowi-JK di Pilpres 2014. Pihaknya memastikan bahwa hingga hari terakhir menjelang pemilihan, dukungan Jokowi-JK di pedesaan telah melampaui angka 60 persen. Seknas Tani Jokowi akan memastikan suara dukungan tersebut tidak diganggu dengan tindak kecurangan pemilu.

Seknas Tani Jokowi merupakan salah satu organisasi relawan pendukung Jokowi yang menggarap suara untuk pasangan Jokowi-JK, khususnya di wilayah pedesaan. (pri/*)