TII: PDI Perjuangan Paling Disukai Pemilih Muda

pemilih muda pada acara kpu goes to campusJAKARTA – PDI Perjuangan paling disukai pemilih muda. Itu hasil survei Transparency Internasional Indonesia (TII) khusus untuk pemilih muda yang dirilis Rabu (26/3/2014) hari ini

“Saat ditanyai parpol mana yang kamu sukai, 15 persen responden mengaku menyukai PDI Perjuangan,” ungkap Kepala Departemen Youth TII, Lia Toriana, saat memaparkan hasil survei di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto Jakarta.

Baca juga: Separo Pemilih Muda Surabaya Pilih Jokowi Presiden

Di posisi kedua, partai Gerindra dan Partai Demokrat sama-sama disukai pemilih muda sebanyak 8 persen responden. Posisi ketiga diduduki Hanura dengan 7 persen responden, sementara PKS dan Golkar sama-sama mendapat ‘like’ sebanyak 5 persen.

Berikutnya, PAN, NasDem, PPP disukai 3 persen responden. Sedang PKB disukai 2 persen, PBB disukai 1 persen responden, dan PKPI meraih 0 persen.

Namun, lanjut Lia, jawaban ‘tidak ada yang suka’ ada sebanyak 34 persen, dan jawaban ‘rahasia’ ada 6 persen dari responden.

Meski demikian, sebagian besar responden masih belum mengetahui pilihan politiknya. Untuk pemilu legislatif DPR, sebanyak 40 persen responden mengaku belum tahu, 36 persen belum punya pilihan, 16 persen masih bisa berubah, dan 8 persen sudah ada pilihan pasti.

Di level DPRD, 46 persen responden mengaku belum tahu, 35 persen belum punya pilihan, 13 persen masih bisa berubah, 6 persen sudah ada pilihan pasti. Sedang di level DPD, urai Lia, hanya 8 persen yang sudah ada pilihan pasti sedangkan 40 persen mengaku belum tahu.

“Untuk pilpres, 21 persen responden belum punya pilihan, 35 persen masih bisa berubah, 24 persen belum tahu, dan 20 persen sudah ada pilihan pasti,” tambah dia.

Survei TII juga menunjukkan sebesar 9,18 persen pemilih muda di Jakarta akan memilih pemimpin yang bersifat jujur di Pemilu 2014. Kejujuran mengalahkan sifat lain termasuk pilihan terhadap unsur penampilan fisik.

Sepuluh sifat yang ditawarkan dalam penelitian, di antaranya, jujur, mampu memimpin, pintar, tegas, perhatian pada rakyat, berwawasan luas, religius, mudah dimengerti, berpenampilan menarik, ganteng dan cantik.

“Pilihan prioritas pada karakter kejujuran ini sangat menarik. Dari sepuluh kata sifat yang ditawarkan, kejujuran menduduki peringkat pertama prioritas mengalahkan kemampuan memimpin dan sosok yang memiliki penampilan fisik yang dulu menjadi jualan laris para calon pemimpin bamgsa,” jelas Lia.

Survei TII melibatkan 993 pemilih muda berusia 17-21 tahun di lima wilayah kotamadya di DKI Jakarta pada 9-22 Februari. Teknik yang digunakan adalah teknik sampling proportionate stratified random sampling dengan margin of error 2,3 persen. (pri/*)

Sumber foto: Viva