Tiap Hari Santuni Dhuafa dengan Makanan Bergizi, Banyuwangi Raih Rekor Muri

Program Rantang Kasih

BANYUWANGI – Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan terima kasih kepada pihak Museum Rekor Indonesia (MURI) yang telah memberikan penghargaan Bidang Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup kepada Banyuwangi sebagai daerah pertama di dunia yang menyantuni ribuan dhuafa dengan makanan siap saji bergizi setiap hari.

Santunan makanan siap saji ini dijalankan melalui program Rantang Kasih. Menurut Anas program yang dijalankan daerah tersebut merupakan bagian dari upaya daerah memberikan kesejahteraan pada warga dan mengentaskan kemiskinan.

“Lansia dhuafa ini adalah kelompok miskin yang sudah tidak produktif lagi dan sebagian besar juga tidak ada keluarga yang mengurus. Maka pemerintah daerah berupaya untuk hadir memberikan perhatian dengan menjamin kebutuhan pokoknya yaitu makanan bergizi,” kata Anas, Sabtu.

Anas juga menyebutkan jika program ini sebagai upaya meningkatkan cinta kepada orang tua. Karena masih banyak ditemukan fakta menyedihkan tentang orang tua yang hidup kekurangan dan sebatang kara.

”Kami mendapat laporan dari media sosial jika ada orang tua yang hidup sendiri bahkan sakit. Sebenarnya ada yang masih memiliki keluarga tapi di luar kota dan jarang berkabar. Lihat fakta itu, antara ingin marah dan ingin nangis jadi satu,” ujar Anas.

Dia menambahkan bahwa masyarakat umum bisa berpartisipasi dalam program rantang kasih ini, caranya lewat aplikasi Jalin Kasih.

Aplikasi ini berisi data digital semua masalah kemiskinan yang berbasis geospasial, yang berisi data penduduk miskin dikelompokkan berdasarkan program pengentasan kemiskinan yang sesuai untuk masing-masing individu, termasuk para penerima Rantang Kasih.

“Nah lewat aplikasi itu, siapapun bisa membantu ikut memberikan rantang kasih. Semua data penduduk yang layak menerima bantuan ada di sana, tinggal klik pilih nama, maka dermawan bisa mengantarkan makanan ke rumah sasaran,” jelas Anas. 

Bupati Abdullah Azwar Anas saat pertemuan virtual dengan Ketua MURI Jaya Suprana, Kamis (13/8/2020).

Di aplikasi itu juga disediakan menu lapor. Warga bisa aktif melaporkan bila ada warga lain yang perlu dibantu.

Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua MURI Jaya Suprana kepada Bupati Abdullah Azwar Anas melalui pertemuan virtual pada Kamis (13/8/2020).

Jaya Suprana mengatakan, rekor MURI yang diraih Banyuwangi merupakan bentuk penghormatan bagi Banyuwangi karena menjadi daerah yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan.

Menurut Jaya, Banyuwangi dinilai sebagai daerah pertama yang memberikan makanan secara langsung kepada ribuan orang lanjut usia (Lansia) dhuafa melalui program Rantang Kasih.

“Program Rantang Kasih yang diluncurkan oleh Banyuwangi ini merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam UUD 45 dan Pancasila. Kami bahagia dan berterima kasih karena Banyuwangi menjadi contoh nyata penerapan nilai-nilai baik tentang kemanusiaan tersebut. Karena itulah rekor MURI ini kami berikan,” urai Jaya Suprana.

Program Rantang Kasih diluncurkan oleh Banyuwangi sejak tahun 2017. Dalam program ini, para lansia miskin mendapatkan kiriman rantang makanan siap saji setiap hari secara gratis. Total ada 3.071 penerima program Rantang Kasih yang dananya berasal dari kolaborasi APBD Banyuwangi, Badan Amil Zakat, dan alokasi dana desa (ADD).

Program ini dilaksanakan oleh lintas sektor, seperti kecamatan dan desa sebagai koordinator penyalur makanan, Dinas Kesehatan terlibat memberi supervisi gizi dan higienitas makanan yang disediakan oleh warung-warung rakyat. Dinas Pendidikan juga dilibatkan untuk mengajak para pelajar secara berkala mengunjungi lansia guna memupuk rasa kepekaan sosial sejak dini. (goek)