oleh

Tekan Corona lewat Protokol Kesehatan, Dewanti Minta DWP Jadi Contoh

BATU – Wali Kota Dewanti Rumpoko minta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batu menjadi contoh penerapan protokol kesehatan dalam upaya menekan penyebaran virus Corona.

Dewanti menegaskan, pagebluk yang hingga saat ini masih belum berakhir, mengharuskan masyarakat untuk bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Khususnya pada saat beraktivitas di luar rumah.

“Saya minta, kita menjadi contoh yang taat. Kita tidak bisa meminta masyarakat lain untuk disiplin, ketika kita tidak memberikan contoh yang benar,” kata Dewanti, Kamis (13/8/2020).

Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, kata Dewanti, edukasi penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 perlu melibatkan peran serta anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Menurutnya, untuk mengoptimalkan edukasi warga guna menekan penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kota Batu tersebut memang perlu melibatkan peran serta gabungan organisasi wanita.

“Saya bilang, harus melibatkan gabungan organisasi wanita, agar (edukasi) maksimal,” kata Dewanti.

Dengan peranan para perempuan, khususnya yang ada di wilayah Kota Batu, pihaknya berharap edukasi penerapan protokol kesehatan bisa menyentuh seluruh lini warga. Dengan edukasi yang optimal, diharapkan kasus Covid-19 di Kota Batu bisa ditekan.

Wali kota yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini menambahkan, virus corona berpotensi menjangkiti warga yang abai dalam penerapan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, sebut Dewanti, penggunaan masker dan mencuci tangan, merupakan langkah penting untuk terus dilakukan.

“Semua umur sangat berpotensi terserang Covid-19. Apalagi untuk usia yang sudah lanjut. Maka dari itu, kita harus melindungi diri dengan menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sebelumnya, Dewanti juga mengajak ibu-ibu tergabung dalam PKK untuk berperan menekan potensi penularan Covid-19 di Kota Batu. Dewanti mengajak mereka menjadi pioner gerakan sejuta masker.

Dia yakin ibu-ibu PKK dapat berperan aktif menekan potensi penyebaran. Bahkan Dewanti menyebut ibu-ibu adalah senjata yang ampuh karena bergerak dari dalam keluarga.

Di Kota Batu, hingga saat ini ada sebanyak 196 kasus konfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia, 155 orang dinyatakan sembuh, dan sisanya masih berada dalam perawatan. (goek)

rekening gotong royong