Tak Ingin Ada ‘Sadikin’, Gus Ipul-Puti Siapkan Kartu Jatim Sehat

NGAWI – Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno tak ingin warga Jawa Timur menjadi miskin gara-gara harus mengeluarkan biaya besar untuk berobat. Karena itu, untuk membantu warga miskin, khususnya yang belum punya kartu BPJS kesehatan, dia bersama Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyiapkan Kartu Jatim Sehat.

“Jangan sampai ada ‘Sadikin’, atau sakit sedikit jatuh miskin. Kami tidak mau yang seperti itu ada di Jawa Timur. Karena itu, kami siapkan Kartu Jatim Sehat, sebagai akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin,” kata Puti.

Penegasan itu disampaikan Puti, di depan ibu-ibu hamil, dan ratusan kader Posyandu, di Desa Mangunharjo, Ngawi, Senin (4/6/2018). Ditemani Bupati Ngawi Budi ‘Kanang’ Sulistyono, Puti bertemu mereka di acara bakti sosial dan pengobatan gratis.

Untuk mengoptimalkan kader Posyandu, pihaknya siap bersinergi dengan pemkab dan pemkot, agar kesejahteraannya meningkat.

Di acara bakti sosiali itu, Puti menjumpai ibu-ibu hamil, yang memeriksakan kesehatan. Ada juga ibu-ibu yang membawa putra-putrinya yang masih balita.

Puti pun menyapa dan menyalami mereka yang memeriksakan kesehatannya. “Apa kabar Bu? Usia kandungan sudah berapa bulan ini? Semoga kelak bayinya lahir sehat, ibunya juga sehat. Semoga kelak putranya jadi generasi unggul,” ujar Puti.

Seorang ibu hamil bernama Sinta namanya, menyambut Puti dengan senyum ramah. Cucu Bung Karno itu lantas mengusap-usap perut Sinta, dan mendoakan agar bayi yang lahir nantinya menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan penuh takwa.

“Sehingga bisa berjuang untuk keluarga, bangsa, negara dan agama,” ucap Puti tersenyum.

Bupati Ngawi Budi Sulistyono turut memberi semangat pada ibu-ibu dan warga lansia yang hadir. “Mohon doa restu ibu-ibu, Mbak Puti dan Gus Ipul, semoga menjadi pemimpin yang amanah di Jawa Timur,” ucap bupati yang akrab disapa Kanang itu.

Para ibu-ibu hamil, ibu-ibu yang memiliki balita dan para lansia mendapatkan layanan kesehatan gratis. Mereka juga mendapatkan paket nutrisi tambahan, seperti kacang hijau, pisang, biskuit dan susu ibu hamil, puding, dan yang lain.

“Terima kasih Mbak Puti. Semoga kelak terpilih dan bisa menyejahterakan masyarakat,” kata Ny. Indah, seorang Ibu hamil, di dalam acara tersebut.

Indah yang sempat ngobrol dengan Puti sangat mendukung program “Nutrisi Makmur” yang digagas bersama Gus Ipul. Dia juga mendukung ibu-ibu hamil di Jawa Timur mendapatkan pendampingan dari tenaga media pemerintah.

Salah seorang tenaga medis, Elvis Yuriansyah, mengatakan, kegiatan bakti sosial bukan hanya memberikan paket nutrisi dan cek kesehatan, tetapi juga pengobatan.

“Kita cek dulu, kalau ada gejala tidak sehat, baru beri obat. Atau, misal kurang gizi, kita beri vitamin,” kata Elvis.

Dalam dokumen visi-misi, Gus Ipul dan Puti Guntur merumuskan rencana kebijakan berupa pemberian ‘Nutrisi Makmur’. Ini untuk ibu-ibu hamil dan balita, melalui pos-pos pelayanan terpadu di Jawa Timur.

“Nutrisi makmur ini agar para ibu hamil dan janinnya, juga balita-balita, serta para lansia, mendapatkan tambahan gizi yang bermanfaat bagi pertumbuhan bayi dan ketahanan tubuh,” terang Puti. (goek)