Surabaya Terbersih se-Dunia, Risma Terima Penghargaan di New York

NEW YORK – Wali Kota Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Surabaya yang telah ikut berjuang mewujudkan Kota Pahlawan menjadi hijau.

Hal ini dia sampaikan usai menerima penghargaan Global Green City dari Global Forum on Human Settlements (GFHS), di New York, AS, Selasa.

“Saya kira penghargaan ini sangat luar biasa. Sebab, ini hasil kerja keras seluruh komponen dan stakeholder yang ada di Surabaya,” kata Risma.

Surabaya menjadi satu di antara tiga kota di dunia yang menerima penghargaan ‘The Sustainable Cities and Human Settlements (SCAHSA)’ besutan GFHS itu untuk kategori yang sama.

Dua kota lainnya adalah Mannheim, Jerman, dan Wuyi, China. GHFS sendiri didukung penuh oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Total, ada enam kategori penghargaan SCAHSA dengan 23 pemenang, yang terdiri dari kota, perusahaan, serta individu.

GFHS menggandeng pakar untuk melakukan penilaian terhadap program dan upaya yang dilakukan untuk menciptakan kota hijau dan teknologi ramah lingkungan.

Menurut Risma, penghargaan bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah memperbaiki kualitas lingkungan di Kota Surabaya supaya menjadi lebih baik.

Upaya tersebut tidak boleh berhenti sedetik pun. Apalagi kota-kota lain di dunia sudah punya langkah lebih maju.

“Kota-kota lain, seperti Mannheim, tadi itu memang kota yang sudah maju. Dari negara maju pula. Tetapi kami tidak mengenal kata ‘menyerah’ karena, meskipun dengan segala keterbatasan, kami akan berusaha terus untuk bekerja keras untuk, sekali lagi, bukan hanya award, tapi untuk memperbaiki kualitas lingkungan supaya generasi di masa mendatang bisa merasakan kualitas pembangunan Kota Surabaya yang baik,” paparnya.

Sementara itu, berkat kecakapannya dalam mengelola keuangan yang transparan dan akuntabel, Pemkot Surabaya kembali menerima penganugerahan penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tingkat Provinsi Jawa Timur dan pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur tahun anggaran 2016.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, Rabu (1/11/2017).

Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, penghargaan yang diraih Kota Surabaya ini dilandasi oleh kerja keras dan konsistensi dari seluruh elemen atau stakeholder pemkot dalam meningkatkan serta mempertahankan kinerja pengelolaan keuangan daerah yang setiap tahunnya diperiksa oleh BPK.

“Ini adalah penghargaan kali ke 7 yang diterima surabaya dari BPK sejak tahun 2011,” kata Wisnu usai acara.

Wawali yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini menambahkan, di bawah kepemimpinan Tri Rismaharini, Pemkot selalu mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini tersebut merupakan penilaian tertinggi dari BPK untuk melihat bagaimana laporan keuangan dari masing-masing pemda.

“Pengelolaan keuangan di pemerintah Kota Surabaya dari tahun ke tahun sudah pada track yang benar dengan capaian standart tertinggi,” ujar Whisnu. (goek)