Sosialisasi Program, Sadarestuwati Tumpengan Bersama Warga di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sadarestuwati menggunakan cara unik dalam menyerap aspirasi warga di daerah pemilihannya di Jombang, Jawa Timur.

Politisi yang akrab disapa Mbak Estu ini tumpengan bersama warga di Desa Ngampungan, Wonosalam, Jombang membahas pembangunan Desa dengan para tokoh masyarakat, pemuda dan warga setempat.

Sadarestuwati juga melakukan peletakan batu pertama program P3TGAI (irigasi) di Desa setempat.

Menurutnya, melalui pembangunan-pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, agar nantinya dapat memberikan efek positif terhadap kemajuan desa serta meningkatkan perekonomian para petani.

“Harapan kami, para petani ke depan semakin sejahtera,” kata Sadarestuwati, kemarin.

Dalam kegiatan reses itu, Sadarestuwati mendengarkan keluhan masyarakat. Mayoritas diantaranya menyampaikan masalah infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

Sadarestuwati berjanji, mengawal dan menyampaikan seluruh aspirasi dari masyarakat Desa Ngampungan.

Kedepan, ia berharap masyarakat dapat bekerjasama, saling mendukung dan bantu membantu dalam meyuarakan kepentingan dan kebaikan untuk pembangunan di daerah.

“Dengan kerjasama yang baik, dan dukungan dari seluruh pihak. Insyaallah, Kabupaten Jombang akan lebih baik,” tuturnya.

Sebelumnya, anggota Komisi V DPR RI ini juga melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang diikuti ratusan warga terdiri dari pemuda, aparatur desa dan Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan dengan gaya kekinian.

Dia mengajak mereka yang hadir di Bale Tani, Kecamatan Bareng, Jombang untuk berdiskusi.  “Acaranya memang santai, karena kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bukan memaksakan. Semoga dengan kegiatan ini bisa terus menjaga kerukunan di Kabupaten Jombang,” ujarnya.

Mbak Estu juga terus memompa semangat nasionalisme warga Kota Santri melalui kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan.

“Kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan ini tentunya merupakan program pemerintah guna terus menanamkan semangat nasionalisme dan menguatkan ideologi Pancasila di dalam diri masyarakat,” jelas Sadarestuwati.

Dia pun menyebutkan pentingnya memahami esensi empat pilar kebangsaan.“Sehingga kita tidak akan mudah terpecah, di adu domba dengan mengatasnamakan agama atau keyakinan,” tuturnya. (goek)