SK 066 dan 067 Kikis Politik Uang dalam Pemilihan Ketua DPC dan DPD

pdip jatim - said abdPAMEKASAN – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar sosialisasi juklak musancab, konfercab, dan konferda serta penjaringan calon ketua PAC, DPC, dan DPD. Rapat kerja cabang di Gedung Komplek PKPRI Jl Kemuning No 2 Pamekasan, Minggu (23/11/2014), diikuti perwakilan pengurus anak cabang (PAC) dan seluruh pengurus DPC.

Dua pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur hadir dan memimpin rakercab. Yakni, Wakil Ketua Bidang Organisasi Bambang Yuwono dan Bendahara MH Said Abdullah.

Baca: DPC Bangkalan Sosialisasi Juklak Konsolidasi Organisasi

Said Abdullah dalam pidatonya menjelaskan tentang SK DPP No 066 dan SK 067 Tahun 2014 sebagai pemandu proses konsolidasi organisasi. Dua SK tersebut mengatur proses reorganisasi kepengurusuan mulai dari tingkat PAC, DPC, dan DPD.

“SK DPP tersebut memberikan ruang yang terbuka bagi para kader untuk mencalonkan sebagai pemimpin partai di tingkat PAC, DPC, dan DPD melalui musyawarah mufakat,” kata Said Abdullah.

Proses konsolidasi dalam satu tingkatan dimulai dari rapat-rapat ranting, kemudian dilanjutkan dengan musancab. Dalam musancab diusulkan lebih dari dua nama sebagai calon ketua DPC atau DPD.

“Nama-nama yang diusulkan, diferivikasi oleh DPD untuk kemudian dikirimkan ke DPP dan kemudian ditetapkan satu nama oleh DPP,” terangnya.

Baca juga: Tidak Ada Voting dalam Proses Konsolidasi Organisasi

Jadi, tambah dia, “Karena mekanisme itu, maka money politics tidak berguna. Karena tidak ada sistem voting. Tapi dengan musyawarah mufakat, lalu ditetapkan oleh DPP.”

Bambang Yuwono dalam kesesempatan berikutnya mengatakan, proses konsolidasi organisasi kali ini dilakukan dengan cara-cara ideologis sesuai demokrasi Pancasila. “Proses ini sekaligus meneguhkan jati diri PDI Perjuangan yang kembali ke jalan ideologi,” kata Bambang Yuwono.

Rakercab memutuskan digelarnya musancab di seluruh PAC dimulai minggu pertama Desember. (her)