Sidoarjo kembali Deklarasikan Relawan Jokowi-JK, Gresik Aksi Plontos No 2

deklarasi relawan jokowi di pasar baru porongSIDOARJO – Elemen masyarakat pendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo – HM Jusuf Kalla (Jokowi-JK) kembali muncul di Sidoarjo. Terbaru, Pos Garuda Relawan Rakyat Sidoarjo dideklarasikan di Pasar Porong Baru (PPB), eks penampungan korban lumpur Lapindo, Minggu (8/6/2014).

Relawan ini beranggotakan 35 elemen masyarakat, di antaranya dari unsur LSM, buruh, guru, dan pekerja informal. “Kami akan menitikberatkan penggalangan suara untuk Jokowi-JK dengan cara door to door dan gerakan bersifat non struktural partai,” kata Koordinator Pos Garuda Relawan Rakyat Sidoarjo, Hariyadi Siregar.

Soal dukungan terhadap Jokowi-JK, jelas Hariyadi, karena negara butuh model kepemimpinan hidup sederhana dan banyak kerja. “Dan hal itu ada pada pasangan Jokowi-Jk. Selain itu, hal paling utama, pasangan itu memastikan kebhinekaan bahwa perbedaan itu adalah persahabatan,” urainya.

Hadir dalam deklarasi itu, Seno aktivis nasional, Ferdy Semaun dan tokoh lainnya. Selain deklarasi masyarakat juga diberi kesempatan membubuhkan tanda tangan dukungan untuk pasangan Jokowi-JK. Aktivis Pos Garuda Relawan Rakyat Sidoarjo juga membagikan brosur visi-misi Jokowi-JK serta stiker kepada pengunjung Pasar Baru Porong.

Sementara, dalam kesempatan itu Ferdy Semaun mengatakan, Pos Garuda Relawan Rakyat Sidoarjo terbentuk untuk mengantarkan kemenangan Jokowi-JK. Jokowi, jelas Ferdy Semaun, sebetulnya tidak ingin jadi presiden. Yang menginginkan Jokowi menjadi presiden, masyarakat bawah.

“Kita-kita sebagai masyarakat inilah yang menginginkan Jokowi jadi presiden,” ucap Ferdy.

Dia menambahkan, Jokowi menjadi pemimpin berangkat dan berasal dari masyarakat bawah. Sehingga kalau memimpin, kata Ferdy, Jokowi akan ingin tahu dan tahu kondisi masyarakat bawah. “Kalau pemimpin berangkat dari bawah, pasti akan ada perubahan,” ucapnya.

Dalam memimpin, imbuh Ferdy, Jokowi kebiasaan jarang di kantor karena selalu turun ke masyarakat atau blusukan. “Yang dipimpin dan dilayani Jokowi bukan PNS nya, melainkan masyarakat bawah atau di lapangan yang harus dilayani,” ujarnya.

Potong Rambut ala Relawan Gresik

Pada hari yang sama, relawan Jokowi-JK di Kabupaten Gresik juga sudah bergerak menggalang dukungan masyarakat terhadap pasangan capres-cawapres nomor urut 2 ini. Barisan Relawan Gresik (Bawan Gres), Minggu (8/6/2014) menggelar senam sehat, panggung hiburan, menggalang tanda tangan, bagi-bagi kaos, dan potong rambut kepala berlogo angka 2.

Banyak warga pelintas Jalan Panglima Sudirman membubuhkan tanda tangan untuk mendukung Jokowi-Jk menjadi Presiden dan Wapres RI 2014-2019. “Kita membentuk relawan atas permintaan warga dan teman-teman dengan nama Barisan Relawan Gresik,” kata Koordinator Bawan Gres, Harkono Sumiarso alias Gogon.

Syafi’i (42), salah satu warga Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik menyatakan rela rambutnya dipotong dengan logo angka dua sesuai nomor urut pasangan Jokowi-JK. Dia menyatakan siap menyosialisasikan pasangan Jokowi-JK ke tetangga dan warga lainnya “Saya akan keliling ke rumah-rumah warga untuk menunjukkan angka dua ini,” kata Syafi’i. (pri/*)