Siap Wujudkan Poros Ekonomi Jogja – Prigi – Malang

pdip-jatim-emil-dardakTRENGGALEK – Bupati Trenggalek terpilih, Emil Elestianto Dardak siap mencanangkan program ekonomi bersama poros Jogja – Prigi – Malang. Prigi yang berada di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek itu akan dipromosikan sebagai calon kota baru maritim di antara poros tersebut.

“Banyak masyarakat Indonesia, yang sebatas mengenal pariwisata dan produk unggulan di Jogjakarta dan Malang saja. Dalam 2 – 3 tahun mendatang, masyarakat Indonesia harus juga mengenal Prigi di kawasan pesisir selatan Jawa itu,” kata Emil di Trenggalek, Minggu (24/1/2015).

Bupati yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu itu, menjelaskan bahwa dalam menyiapkan poros ekonomi tersebut, akan dimulai dengan perluasan layanan infrastruktur transportasi untuk menunjang pengembangan pariwisata dan kawasan selatan Trenggalek.

“Program perluasan infrastruktur selatan Trenggalek, akan segera dikoneksikan dengan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang sedang dikerjakan oleh pusat maupun provinsi,” jelas Emil Dardak.

Berbarengan dengan peningkatan Infrastruktur, lanjutnya, program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terdidik di sektor pertanian dan sektor produktif untuk menunjang produk unggulan di pesisir selatan.

“Pemkab Trenggalek ke depan harus mampu mendukung kreativitas para wirausaha muda di wilayah selatan, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan juga penciptaan lapangan kerja baru pada industri kreatif masyarakat,” papar Doktor termuda dari Ritsumeikan Asia Pacific University di Jepang ini.

Yang terakhir, tambah dia, kedepan Pemkab Trenggalek akan menggandeng para investor untuk turut serta dalam pengembangan wilayah selatan termasuk terciptanya poros ekonomi Jogja – Prigi – Malang. Dengan ketentuan dan prasyarat yang telah ditentukan antara lain harus berwawasan lingkungan, berwawasan kemasyarakatan dan tidak diskriminatif dalam penentuan sektor investasi yang ada.

“Sinergisnya poros ekonomi baru itu, membuka kesempatan bagi wilayah kabupaten yang lain di wilayah selatan untuk bisa bergandeng tangan membangun wilayah selatan Jawa, yang selama ini merupakan wilayah pinggiran yang jauh jangkauan pembangunan,” pungkasnya. (ven)