Saksi Jadi Ujung Tombak Pengaman Suara Kemenangan Gus Ipul-Puti

SIDOARJO – PDI Perjuangan makin kencang menggerakkan mesin politiknya di berbagai pelosok wilayah, dalam menghadapi Pilgub Jatim 2018.

Seperti di kawasan Sidoarjo barat, tepatnya di kawasan Balongbendo, PDIP membekali regu penggerak pemilih (guraklih), dan saksi terkait tugasnya untuk menjaga suara kemenangan pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Pembekalan dilakukan dengan pelatihan seputar teknik menjadi saksi dan guraklih itu, dipandu Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo.

Ketua BSPN Kabupaten Sidoarjo Heru Setyanto mengatakan, jelang makin dekatnya waktu coblosan Pilgub Jatim, dari hasil survei pasangan Gus Ipul-Mbak Puti menang, tapi selisihnya tipis.

Oleh karena itu, sebut Heru, peran saksi sangat penting. “Saksi bukan sekadar tukang catat, tapi menyaksikan pelaksanaan coblosan pilgub. Dan tak kalah penting, mengamankan dan mengawal hasil suara untuk Gus Ipul dan Mbak Puti,” kata Heru.

Untuk mempertebal kemenangan sesuai instruksi DPD Jatim dan DPP PDI Perjuangan, lanjut Heru, maka peran guraklih juga sangat penting.

Tugas mereka, yakni mendatangi tetangga minimal 10 di kiri kanan rumah untuk menjalin silaturahmi, dan menjelaskan siapa sosok Gus Ipul-Mbak Puti, berikut programnya yang pro rakyat.

“Gus Ipul itu cicit pendiri NU, di mana di Balongbendo ini banyak warganya dari kalangan Nahdliyin. Juga Mbak Puti yang cucu Bung Karno. Jelaskan juga program-programnya yang sangat berpihak kepada warga miskin,” ujar Heru.

Selain menjelaskan sosok calon serta programnya, tambah Heru, guraklih harus meyakinkan warga yang didatangi agar mendatangi TPS pada 27 Juni depan.

“Ajak mereka datang ke TPS dan jangan sampai golput. Lalu kalau pilih, pastikan memilih nomor 2,” tandas Heru.

Di acara pembekalan saksi dan guraklih itu, juga dilakukan simulasi pelaksanaan coblosan. Usai simulasi, sekitar 555 saksi dan guraklih yang hadir, mengikuti acara berbuka puasa bersama.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi yang hadir di acara itu menyampaikan terima kasih kepada kader PDIP yang telah bersedia menjadi guraklih dan saksi.

Menurut Kusnadi, merekalah yang menjadi ujung tombak pengawalan hasil suara kandidat yang diusung PDI Perjuangan serta 3 parpol lainnya, di Pilgub Jatim 2018.

Politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, para saksi dan guraklih ini nantinya tidak hanya bertugas saat pilgub. Namun juga disiapkan untuk pileg dan pilpres 2019.

“Penugasan di Pilkada 2018 ini sekaligus uji coba untuk pileg dan pilpres. Saudara tetap akan jadi saksi dan guraklih pileg dan pilpres 2019 di tempat masing-masing,” kata Kusnadi, saat memberi sambutan. (goek)