Saat Halalbihalal, Begini Keakraban Keluarga Presiden ke-5 dan ke-6 RI

JAKARTA – Sanak keluarga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bercengkerama dengan hangat serta akrab.

Hal itu terjadi saat kedua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro (Ibas) bersilaturahmi ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).

AHY dan Ibas datang bersama istrinya masing-masing, yakni Annisa Pohan dan Aliya Rajasa. Mereka berhalalbihalal ke kediaman Megawati dalam rangka merayakan Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Megawati memang tak menggelar open house di hari pertama Lebaran ini. Namun bersama anak-anaknya, Megawati menerima bila ada tamu yang datang bersilaturahmi.

Ada Puan Maharani, putri bungsunya yang merupakan Menko PMK, dan putra keduanya Prananda Prabowo bersama istrinya Nancy.

Saat tiba di kediaman Megawati, AHY dan Ibas disambut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Begitu masuk ke dalam kediaman, Megawati, Prananda, dan Puan juga sudah menunggu. Mereka berbaur dengan banyaknya tamu yang hadir di rumah Megawati.

Megawati kemudian bercengkerama dengan AHY, Ibas, dan para istri. Turut juga Puan dan Prananda serta Nancy.

Puan lalu mengajak semuanya melakukan swafoto. Semuanya berpose di depan sebuah meja besar. “Ayo satu kali lagi,” kata Puan.

Tak lama waktu yang dihabiskan anak-anak SBY di rumah Megawati. Kedua lelaki yang baru saja kehilangan ibu, Kristiani Herawati, yang dimakamkan dua hari lalu itu, kemudian berpamitan.

Di luar gerbang rumah, kepada wartawan yang meminta pernyataannya, AHY hanya menyatakan hal singkat.

“Mohon maaf lahir batin untuk masyarakat Indonesia. Terima kasih untuk doanya bagi kepergiannya Ibu Ani Yudhoyono,” kata AHY.

Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya memahami bila SBY tak bisa hadir berhalalbihalal dengan Megawati. “Sebab beliau tentu saja masih dalam suasana berduka. Jadi pasti beliau bersama dengan keluarga besar beliau,” kata Hasto.

Yang jelas, Megawati dan keluarga besar PDIP akan selalu mengedepankan aspek-aspek kemanusiaan.

“Kita bicara tentang persabahatan antara anak bangsa, kita berbicara tentang kemanusiaan itu dan ungkapan duka cita yang disampaikan secara langsung oleh Ibu Megawati Soekarnoputri,” jelas Hasto.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menambahkan bahwa setiap silaturahmi pasti membuka komunikasi. Komunikasi itu akan mempermudah rasa saling pengertian.

“Saya yakin apa yang menjadi ketegangan pada saat pemilu kemarin, sekarang ini sudah hampir hilang,” kata mantan Sekjen PDI Perjuangan itu. (goek)