Risma: Surabaya Dikenal Negara Luar dari Media

Risma di HUT Antara ke-77 di kantor Biro JatimSURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, peran media sangat besar dalam pembangunan suatu daerah. Sebab dengan media, kondisi suatu daerah bisa dikenal hingga seluruh dunia.

Seperti halnya kemajuan Surabaya, menurut Risma, negara luar tidak mungkin mengetahuinya tanpa peran media melalui pemberitaan.

“Ketika mengenalkan Surabaya, rasanya berat sekali. Tapi, saat ini perkembangan suatu daerah bisa diketahui orang luar dengan media,” kata Risma dalam sambutan di acara peringatan HUT ke 77 LKBN Antara di kantor biro Antara Jawa Timur, Jalan Kombes Pol Duryat, Sabtu (13/12/2014).

Wali kota dari PDI Perjuangan itu menambahkan, jika dikemas dengan baik, berita kerusuhan atau unjuk rasa di suatu negara, tidak akan membuat investor takut berinvestasi. Seperti di Tiongkok atau Singapura, media di sana mengemas berita unjuk rasa dengan baik, sehingga membuat investor masih tertarik berinvestasi.

“Bukan tidak ada demo di Singapura, Tiongkok juga ada. Tapi pengemasan keluarnya baik, seolah-olah negara aman,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Risma berharap Antara di usianya yang ke-77 ini menjadi media yang semakin baik dan bisa mengangkat nama Indonesia.

Senada, Ketua DPRD Kota Surabaya Ir Armuji mengatakan, sampai saat ini Antara sudah menyampaikan berita yang positif bagi kemajuan daerah, negara pada umumnya, dan seluruh masyarakat. Dia berharap apa yang sudah dilakukan Antara paling tidak dipertahankan, dan dikembangkan lebih baik lagi.

Acara HUT ke-77 di kantor biro Jatim juga diisi launching wajah baru website LKBN Antara Biro Jawa Timur. Selain itu juga dikenalkan buku yang ditulis wartawan Antara Abdul Hakim tentang sosok Wali Kota Tri Rismaharini.

Kepala LKBN Antara Biro Jawa Timur Akhmad Munir menjelaskan, sebelumya tampilan laman Antara Jatim didominasi warna hijau dan merah yang merupakan khas Jatim. Tapi saat ini cukup bervariatif dengan dominasi warna putih. Laman www.antarajatim.com ini nantinya juga lebih banyak menyiarkan berita seputar perkembangan Jatim.

“Secara resmi, laman baru tampil per Januari 2015. Diharapkan, dengan wajah baru ini menjadi lebih baik,” kata Munir. (pri)