Risma Bakal Hadiri Pelantikan Jokowi-JK

jokowi-mega-risma-bungkulSURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini berharap Indonesia lebih maju di bawah pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla. “Mudah-mudahan bisa membawa Indonesia lebih baik, khususnya Surabaya,” kata Risma di Surabaya, Minggu (19/10/2014).

Wali kota yang diusung PDI Perjuangan ini bakal menghadiri pelantikan Jokowi-JK sebagai Presiden-Wakil Presiden RI 2014-2019 di gedung utama komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2014). “Ya, besok diundang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Risma juga sudah menyampaikan beberapa harapan terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Mulai dari masalah pendidikan, perizinan usaha, hingga konektivitas antar daerah. “Kami berharap kepentingan domestik warga bisa terakomodasi lebih besar lagi,” kata Risma kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Kamis (16/10/2014).

Dia berharap keinginan dan cita-cita khususnya dari warga Surabaya bisa diperhatikan. Di bidang pendidikan misalnya, meski pemkot sudah menanggung pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas, Risma berharap ada standar yang lebih tinggi. Dia ingin anak-anak Surabaya minimal bisa menempuh pendidikan hingga D3.

Juga di bidang usaha, Risma berharap pemerintahan Jokowi-JK bisa mempermudah perizinan. Seperti perizinan dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan, hak paten, merek dan Standar Nasional Indonesia.

Dia mengaku kerap menerima keluhan dari para pengusaha yang butuh 6 bulan untuk mengurus SNI. Oleh karena itu, Risma berharap proses pengurusan standardisasi, perizinan bisa lebih pendek dan lebih mudah diakses dari daerah.

Dia khawatir jika hal itu tidak dipermudah maka usaha yang selama ini sudah menguasai pasar akan diambil orang lain ketika memasuki perdagangan bebas.

Berikutnya soal konektivitas. Menurut Risma, akses infrastruktur antar daerah menjadi hal penting bagi kemajuan ekonomi. Selama ini, biaya pembebasan lahan menjadi kendala utama.

Jika infrastruktur di daerah memadai, imbuhnya, maka warga juga tidak akan memaksakan untuk pergi ke Surabaya. Sehingga beban di kota bisa berkurang. (pri/*)