Prof Henry: Media Sosial Adalah Ujung Tombak Perang Komunikasi

KOTA BATU – Pakar Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Henry Subiakto mengapresiasi Pelatihan Cyber Media yang diselenggarakan BP Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di “Wisma Perjuangan” Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu.

“Saya menyambut baik ini, kalau memang betul-betul bisa membangkitkan semangat  teman-teman untuk memanfaatkan media sosial dan itu penting sekali untuk tingkat lokal kabupaten-kota maupun tingkat provinsi bahkan nasional,” kata Henry.

Baca juga: Pepih Nugraha: Kader Partai Harus Pahami Fungsi-fungsi Medsos

Ungkapan itu dia sampaikan usai memberi materi pelatihan cyber media kepada 70 peserta dari 19 DPC PDIP kabupaten/kota yang menggelar Pilkada 2020.

Guru besar Unair yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menkominfo RI ini pun memaparkan betapa pentingnya peranan media sosial untuk pengenalan calon kepala daerah. Terlebih jika bisa dimaksimalkan dengan baik dan kreatif maka akan menghasilkan hasil yang maksimal.

“Media sosial sekarang ini adalah ujung tombak perang komunikasi. Semua partai memiliki pasukan di media social. Jadi PDI Perjuangan juga harus punya tim media, harus kreatif dan mampu memahami persoalan-persoalan. Itu yang ditawarkan dan disebarkan pada masyarakat. Kalau dimanfaatkan dengan maksimal kreatif dan produktif hasilnya akan maksimal,” terangnya.

Disamping menggunakan media sosial, tambah Henry, saat ini juga masih belum bisa untuk melepas sosialisasi face to face.

“Kalau sekarang harus mix, media sosial untuk menyasar generasi milenial, tentu saja untuk orang-orang tua harus menggunakan pendekatan sosial yang sifatnya face to face. Kalau tidak ada sentuhan-sentuhan itu ya agak susah,” terangnya.

Dia juga berharap agar pelatihan-pelatihan seperti ini terus dilaksanakan PDI Perjuangan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan untuk memperkuat kader-kader yang militan.

“Ini langkah yang bagus jangan sampai jadi langkah akhir. Kalau bisa ini jadi langkah yang rutin dan untuk memperkuat kader-kader PDI Perjuangan,” tutup Henry. (*)